bytedaily
Rabu, 24 Juni 2026 - 09:17 WIB

Blibli Naik Peringkat ke-228 dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026

Redaksi 24 Juni 2026 4 views
Blibli Naik Peringkat ke-228 dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Global Digital Niaga Tbk atau Blibli kembali berhasil masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 untuk tahun 2026. Ini menandai tahun ketiga berturut-turut bagi Blibli untuk diakui sebagai salah satu perusahaan dengan pendapatan terbesar di wilayah Asia Tenggara.

Dalam daftar terbaru yang dirilis oleh Fortune, Blibli menempati posisi ke-228, menunjukkan peningkatan 32 peringkat dari tahun sebelumnya. Perusahaan ini juga tercatat sebagai entitas bisnis Indonesia dengan peringkat tertinggi dalam kategori Internet Service Retailing di sektor teknologi.

Fortune Southeast Asia 500 merupakan pemeringkatan tahunan yang mengidentifikasi perusahaan-perusahaan terbesar dari tujuh negara ASEAN, berdasarkan total pendapatan yang dicapai pada tahun fiskal terakhir. Daftar ini mencakup beragam sektor industri, mulai dari keuangan, energi, manufaktur, hingga teknologi.

Peningkatan peringkat Blibli didukung oleh pertumbuhan kinerja usaha yang solid sepanjang tahun buku 2025. Perseroan berhasil membukukan pendapatan neto sebesar Rp22,4 triliun, atau setara dengan sekitar 1,36 miliar dolar AS, yang merupakan peningkatan sebesar 34 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh kontribusi dari seluruh lini bisnis, termasuk kategori elektronik konsumen, segmen bisnis institusi, serta perluasan jaringan toko fisik yang memperkuat strategi omnichannel perusahaan.

Chief Corporate Officer dan Investor Relations Blibli, Eric Winarta, menyatakan bahwa pengakuan ini mencerminkan dukungan dari pelanggan, mitra, investor, dan seluruh pemangku kepentingan terhadap perkembangan bisnis perusahaan. Ia menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi motivasi bagi Blibli untuk terus memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan produktivitas, penguatan margin usaha, disiplin biaya, serta integrasi ekosistem yang lebih erat.

Eric Winarta menjelaskan bahwa kombinasi kapabilitas digital, jaringan toko fisik, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pelanggan menjadi modal penting untuk mempertahankan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Ke depannya, Blibli akan tetap berfokus pada pertumbuhan yang sehat dan berkesinambungan dengan mengutamakan peningkatan produktivitas, penguatan margin, disiplin biaya, dan integrasi ekosistem yang semakin solid.

Ekosistem Blibli Tiket, yang meliputi segmen ritel 1P, ritel 3P, institusi, dan toko fisik, diakui masih menjadi motor penggerak utama pertumbuhan perusahaan. Sinergi antar unit usaha ini dinilai sebagai salah satu faktor yang memperkuat daya saing Blibli di tengah ketatnya persaingan di industri digital dan perdagangan. Dengan fundamental usaha yang terus menguat dan fokus pada profitabilitas, Blibli optimis dapat memperluas kontribusinya di pasar domestik sekaligus memperkokoh posisinya sebagai salah satu perusahaan teknologi dan perdagangan omnichannel terintegrasi di Asia Tenggara.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.