bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Biznet Sebut Harga Masih Jadi Pertimbangan Utama Memilih Paket Internet

Redaksi 08 Oktober 2026 14 views
Biznet Sebut Harga Masih Jadi Pertimbangan Utama Memilih Paket Internet
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Biznet menyebut masyarakat Indonesia masih cenderung memilih paket internet berdasarkan harga, bukan kebutuhan bandwidth atau kecepatan. Senior Manager Marketing Biznet Adrianto Sulistyo mengatakan, kesadaran mengenai kebutuhan bandwidth yang memadai menjadi salah satu tantangan dalam memperluas digitalisasi secara merata.

Adrianto menyampaikan bahwa Biznet menyediakan pilihan kecepatan internet untuk beragam kebutuhan. Namun, menurut dia, banyak pengguna masih mengutamakan harga termurah. Ia menyampaikan hal tersebut dalam acara Media Gathering Biznet ke-26 di Jakarta, Rabu (7/10).

Ia memperkirakan kebutuhan bandwidth yang lebih besar akan meningkat seiring bertambahnya penggunaan teknologi dan perangkat digital. Salah satu contohnya adalah rumah dengan teknologi smart home, yang menurut Adrianto memerlukan koneksi lebih memadai.

Adrianto juga mencontohkan penggunaan CCTV pintar yang terhubung ke internet untuk pemantauan jarak jauh. Koneksi yang memadai dibutuhkan agar perangkat dapat beroperasi stabil dan menampilkan video dengan kualitas baik. Biznet menilai bandwidth yang cukup membantu berbagai perangkat, termasuk CCTV, terhubung dan bekerja secara optimal.

Selain itu, Adrianto menjelaskan teknologi mesh Wi-Fi dapat memperluas jangkauan internet tanpa perlu membuat jaringan Wi-Fi terpisah. Teknologi tersebut memungkinkan perpindahan koneksi antarlantai atau area berlangsung lebih mulus dibandingkan penggunaan Wi-Fi extender yang umum dibicarakan beberapa tahun lalu.

Dalam rangka memasuki usia 26 tahun, Biznet menyatakan sedang mengembangkan infrastruktur digital, termasuk mengoperasikan AI-Ready Data Center dan jaringan kabel fiber optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS). Perusahaan menyebut pusat data tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan era digital berbasis kecerdasan buatan.

BNCS telah beroperasi sejak 2024 untuk memperkuat konektivitas antarpulau. Biznet juga tengah menyiapkan pembangunan BNCS-2 yang direncanakan menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa, Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Madura, dan Buleleng di Bali.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.