bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan Peringatan Dini Hujan pada 11 September 2026 dan menyatakan bahwa terdapat sembilan wilayah di Indonesia yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas mulai dari sedang hingga sangat lebat pada hari Jumat (11/9).
Menurut BMKG, wilayah‑wilayah yang diprediksi berpotensi hujan mayoritas terletak di sebelah utara garis khatulistiwa. Peringatan tersebut membagi tingkat kewaspadaan menjadi tiga tingkatan, yaitu Waspada (hujan sedang‑lebat), Siaga (hujan lebat‑sangat lebat), dan Awas (hujan sangat lebat‑ekstrem). Dari sembilan wilayah tersebut, tujuh wilayah masuk dalam kategori Waspada, sementara dua wilayah lainnya berada pada kategori Siaga.
BMKG menjelaskan bahwa potensi hujan ini dipengaruhi oleh beberapa dinamika atmosfer, antara lain Gelombang Rossby Ekuatorial, Gelombang Kelvin, serta terbentuknya daerah perlambatan dan pertemuan aliran angin di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi atmosfer yang relatif labil, khususnya di sebagian Sumatra dan Papua, turut memperkuat pembentukan awan hujan. Selain itu, proses konveksi lokal diperkirakan memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan pada musim kemarau.
BMKG menekankan bahwa meskipun kondisi kering masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia, potensi hujan dengan intensitas sedang‑lebat atau sangat lebat secara lokal tetap perlu diwaspadai oleh masyarakat.