bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sedang menyelidiki asal muasal suara dentuman yang terdengar di wilayah Bandung dan sekitarnya pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menyatakan bahwa suara tersebut tidak berasal dari aktivitas gempa bumi. Menurut Wijayanto, hasil pemantauan data kegempaan BMKG tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa di area Bandung dan sekitarnya selama periode tersebut.
Wijayanto juga menambahkan bahwa meskipun terdapat aktivitas petir pada periode yang sama, intensitasnya tercatat rendah dan tidak cukup signifikan untuk menimbulkan suara dentuman berulang yang dilaporkan oleh masyarakat. Data dari Lightning Detector BMKG mengonfirmasi adanya aktivitas petir, namun tidak dalam skala yang besar.
Sebelumnya, warga Bandung dan beberapa wilayah sekitarnya, termasuk Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Sumedang, Purwakarta, hingga Cianjur, melaporkan mendengar suara dentuman misterius antara pukul 23.30 hingga 02.00 WIB. Beberapa warga mengungkapkan rasa khawatir dan terganggu akibat suara tersebut, bahkan ada yang menduga suara itu berasal dari latihan militer.