bytedaily
Senin, 19 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Virtus Tekankan Tata Kelola Data dan Keamanan dalam Penggunaan AI

Redaksi 19 Oktober 2026 2 views
Virtus Tekankan Tata Kelola Data dan Keamanan dalam Penggunaan AI
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, PT Virtus Technology Indonesia menilai tata kelola data dan keamanan perlu diperkuat untuk menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (AI). Perhatian itu muncul di tengah seruan sejumlah tokoh teknologi agar pengembangan AI diperlambat.

Menurut Virtus, pemanfaatan AI di perusahaan untuk mendukung efisiensi dan produktivitas semakin meluas. Direktur Virtus Technology Indonesia Christian Atmaja mengatakan perusahaan kini mempertimbangkan kepastian, prediktabilitas, skalabilitas, keamanan, dan tata kelola data dalam penerapan AI, bukan hanya kemampuan teknologinya.

Christian menyampaikan hal tersebut dalam Media Roundtable Virtus Showcase 2026 di Jakarta, Selasa (13/10). Ia menjelaskan, hasil penggunaan AI dipengaruhi pula oleh kesiapan fondasi, termasuk pengelolaan data dan lingkungan teknologi. Tanpa fondasi yang memadai, kemampuan AI yang lebih tinggi belum tentu menghasilkan keputusan yang lebih baik.

Menanggapi seruan perlambatan AI, Virtus kembali menekankan pentingnya keamanan dan tata kelola data. Christian mengatakan meningkatnya serangan siber, kompleksitas teknologi informasi, dan perkembangan AI mendorong lebih banyak perusahaan berinvestasi untuk memperkuat sistem keamanan.

Ia menjelaskan, sistem yang semakin canggih dan kompleks dapat memiliki lebih banyak kerentanan sehingga perlu diimbangi dengan solusi keamanan siber. Serangan dapat masuk melalui berbagai celah, seperti proses login, backdoor, maupun basis data. Untuk mengantisipasinya, Virtus berupaya melengkapi portofolio layanan keamanan dengan sejumlah solusi, termasuk perlindungan data dan basis data.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.