bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang masih bisa terjadi di beberapa wilayah Indonesia pada Jumat (5/6). Wilayah yang diprediksi akan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat meliputi Maluku, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan, sesuai dengan prediksi BMKG untuk periode 4-6 Juni.
Selain potensi hujan, BMKG juga memperkirakan terjadinya angin kencang di beberapa daerah, termasuk Aceh, Bali, sebagian wilayah Jawa, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Utara. Namun, BMKG menegaskan bahwa tidak ada prakiraan hujan dengan intensitas ekstrem di seluruh wilayah Indonesia.
Meskipun Indonesia telah memasuki musim kemarau, BMKG menjelaskan bahwa hal tersebut tidak berarti hujan akan hilang sepenuhnya. Musim kemarau ditandai dengan rendahnya curah hujan bulanan, yaitu di bawah 50 milimeter. Fenomena alam seperti kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang dikelilingi laut hangat, memungkinkan terjadinya penguapan yang terus-menerus menjadi bahan baku awan hujan. Selain itu, fenomena atmosfer tropis seperti Gelombang Atmosfer, Madden-Julian Oscillation (MJO), dan sirkulasi siklonik juga dapat memicu pembentukan awan hujan.
BMKG juga menyebutkan adanya hujan konvektif yang disebabkan oleh pemanasan ekstrem, di mana udara naik dengan cepat membentuk awan hujan lokal, khususnya awan Cumulonimbus. Faktor geografis seperti keberadaan pegunungan juga berkontribusi terhadap terjadinya hujan. Angin yang membawa uap air akan dipaksa naik oleh lereng gunung, mengalami pendinginan, dan akhirnya jatuh sebagai hujan di wilayah tersebut.
Berikut adalah daftar lengkap wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat serta angin kencang pada hari itu:
Wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat: Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua.
Wilayah berpotensi angin kencang: Aceh, Bali, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.