bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:18 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah pada Rabu

Redaksi 07 Oktober 2026 16 views
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah pada Rabu
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat pada Rabu (7/10). BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk periode 6–8 Oktober 2026.

Wilayah berstatus Waspada, dengan potensi hujan sedang hingga lebat, meliputi Aceh, Sumatra Barat, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, dan Papua Pegunungan. Adapun Sumatra Utara dan Kalimantan Utara berstatus Siaga karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. BMKG tidak menetapkan wilayah berstatus Awas ataupun mengeluarkan peringatan dini angin kencang pada hari itu.

BMKG menjelaskan, cuaca Indonesia pada awal Oktober masih dipengaruhi El Niño sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif. El Niño bertahan di Samudra Pasifik ekuatorial, sedangkan IOD positif mengurangi pasokan uap air dari Samudra Hindia ke Indonesia bagian barat.

Untuk dasarian pertama Oktober, yakni 1–10 Oktober 2026, sekitar 79,65 persen wilayah Indonesia diprakirakan mengalami curah hujan rendah, yaitu 0–50 milimeter per dasarian. Sekitar 19,99 persen wilayah diperkirakan menerima curah hujan kategori menengah, 50–150 milimeter, sementara 0,36 persen lainnya berpotensi mengalami curah hujan tinggi, 150–300 milimeter.

BMKG menyatakan dominasi curah hujan rendah menandakan kondisi kering masih mungkin berlanjut di sebagian besar wilayah. Daerah yang sebelumnya mengalami periode tanpa hujan cukup panjang perlu tetap mewaspadai dampak kekeringan serta potensi kebakaran hutan dan lahan.

Meski demikian, peluang hujan tetap terbuka akibat dinamika atmosfer regional. Gelombang Rossby Ekuatorial diprakirakan aktif di sekitar Samudra Hindia sebelah barat Sumatra. Gelombang Kelvin berpotensi memengaruhi Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi bagian selatan, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

Zona perlambatan dan pertemuan massa udara juga diperkirakan terbentuk di sebagian Sumatra bagian tengah dan utara, Kalimantan bagian tengah hingga timur, Sulawesi bagian utara, serta Papua. Bersama gelombang atmosfer, suhu muka laut yang relatif hangat, dan pola pertemuan maupun belokan angin, kondisi tersebut dapat mendukung pertumbuhan awan hujan. Karena itu, hujan sedang hingga lebat yang berpotensi disertai petir atau angin kencang masih dapat terjadi secara lokal selama sepekan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.