bytedaily
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:03 WIB

BMKG Perkirakan Musim Hujan Kembali di Indonesia pada Oktober 2026

Redaksi 19 September 2026 14 views
BMKG Perkirakan Musim Hujan Kembali di Indonesia pada Oktober 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa puncak musim kemarau di sebagian wilayah Indonesia akan berlangsung hingga akhir Oktober 2026.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyatakan bahwa musim hujan diperkirakan akan kembali menyapa Tanah Air setelah puncak kemarau pada Agustus hingga Oktober 2026, dengan kedatangan pertama pada bulan Oktober 2026.

Menurutnya, musim hujan akan muncul secara bertahap di beberapa wilayah, terutama di bagian barat Indonesia, kemudian menyebar lebih luas pada bulan November. Pada periode tersebut, sebagian besar Pulau Jawa diperkirakan akan mulai menerima curah hujan meski masih di bawah tingkat normal.

Ardhasena menjelaskan bahwa peta prakiraan iklim menampilkan warna kuning pada bulan Oktober dan November, yang menandakan dimulainya hujan di wilayah Indonesia secara normal.

Ia juga menambahkan bahwa musim hujan 2026 akan terjadi bersamaan dengan fenomena El Nino yang diproyeksikan bertahan hingga awal 2027 dan mencapai puncaknya pada Desember 2026. Namun, dampak El Nino diperkirakan tidak akan terlalu signifikan pada musim hujan, melainkan lebih terasa pada puncak musim kemarau.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan bahwa puncak musim kemarau masih diperkirakan berlangsung hingga akhir Oktober 2026. Durasi musim kemarau tahun ini bervariasi antara tiga hingga tujuh bulan tergantung wilayah, dengan 437 Zona Musim (ZOM) mencakup sekitar 48,77 % luas daratan Indonesia.

Fathani mengingatkan pentingnya peningkatan upaya pencegahan, kesiapsiagaan, dan mitigasi menjelang musim hujan, mengingat masih terdapat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah serta potensi risiko karhutla yang dipengaruhi oleh El Nino yang kuat.

BMKG juga memperkirakan bahwa pada periode Dasarian III September hingga Dasarian II Oktober 2026, curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia akan berada pada kategori rendah hingga menengah, yakni antara 0 hingga 150 mm per dasarian, yang mencerminkan pasokan uap air terbatas untuk pembentukan awan hujan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.