bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, deforestasi di hutan hujan Amazon wilayah Brasil mencapai tingkat terendah sejak pencatatan dimulai pada 1988. Badan Penelitian Antariksa Brasil (Inpe) melaporkan 3.335 kilometer persegi hutan ditebang dalam 12 bulan hingga Juli.
Menteri Lingkungan Hidup Brasil Joao Paulo Capobianco menyebut penurunan tersebut sangat besar. Rekor terendah sebelumnya tercatat sebesar 4.571 kilometer persegi pada periode 2011–2012. Sementara itu, deforestasi pernah mendekati 30 ribu kilometer persegi pada 1990-an.
Presiden Brasil Lula da Silva menyambut baik capaian itu, tetapi menegaskan bahwa pemerintah menargetkan penghentian deforestasi ilegal pada 2030. Lula mulai menjabat pada 2023 dan sebelumnya berjanji mencapai target tersebut.
Pada 2019–2022, saat Jair Bolsonaro memimpin Brasil, Amazon kehilangan sekitar 11.600 kilometer persegi hutan per tahun. Sejak Bolsonaro tidak lagi menjabat, laju penggundulan hutan menurun setiap tahun dan tercatat turun 71,2 persen selama empat tahun terakhir. Penurunan itu dikaitkan dengan pengawasan yang lebih ketat dan hukuman yang lebih berat terhadap penebangan ilegal.
Organisasi advokasi iklim Observatorio do Clima menyambut rekor tersebut. Perwakilan organisasi itu, Marico Astrini, menyatakan bahwa kemauan politik dapat membantu menekan deforestasi dan emisi gas rumah kaca.