bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:45 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Lokal di Sejumlah Wilayah pada 4 Oktober

Redaksi 04 Oktober 2026 12 views
BMKG Prakirakan Hujan Lokal di Sejumlah Wilayah pada 4 Oktober
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, BMKG memprakirakan hujan berpotensi turun di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu (4/10). Meski demikian, sebagian besar wilayah diperkirakan masih mengalami curah hujan rendah.

Untuk Dasarian I Oktober 2026, BMKG memperkirakan 79,65 persen wilayah Indonesia mengalami curah hujan kategori rendah, yakni 0–50 milimeter per dasarian. Curah hujan kategori menengah sebesar 50–150 milimeter diprakirakan terjadi di 19,99 persen wilayah, sedangkan kategori tinggi, 150–300 milimeter, mencakup sekitar 0,36 persen wilayah.

BMKG menyebut dominasi curah hujan rendah menandakan kondisi kering berpotensi berlanjut, terutama di daerah yang sebelumnya mengalami periode tanpa hujan berkepanjangan.

Potensi hujan masih ada di sejumlah wilayah. Gelombang Rossby Ekuatorial diprakirakan aktif melintasi sebagian Sumatera. Sementara itu, Gelombang Kelvin diprediksi aktif di sebagian Sumatera bagian tengah, Kalimantan bagian utara, Sulawesi bagian utara, dan Maluku Utara.

Monsun Australia diprakirakan menguat dalam beberapa hari ke depan. Penguatan sistem tersebut disertai aliran angin timuran di Indonesia bagian selatan, yang cenderung membatasi suplai uap air dan menekan peluang hujan.

Namun, pembentukan awan hujan dapat meningkat di daerah yang masih dipengaruhi gelombang atmosfer, suhu muka laut yang relatif hangat, serta konvergensi, perlambatan, dan belokan angin. BMKG menjelaskan kombinasi faktor itu dapat memicu hujan setempat, meskipun kondisi di Indonesia bagian selatan secara umum cenderung lebih kering.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.