bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, sejumlah wilayah Indonesia diprakirakan berpeluang mengalami hujan pada Senin (28/9). BMKG menyebut curah hujan di sebagian besar wilayah pada akhir September hingga awal Oktober 2026 diperkirakan berada dalam kategori rendah hingga menengah, yakni sekitar 0–150 milimeter per dasarian.
Meski demikian, dinamika atmosfer yang diperkirakan aktif dalam beberapa hari mendatang dapat mendorong pembentukan awan hujan di sejumlah daerah. Analisis BMKG menunjukkan aktivitas konvektif berpotensi meningkat di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi bagian tengah dan selatan, serta perairan di sekitarnya.
Potensi tersebut dipengaruhi antara lain oleh MJO, Gelombang Rossby Ekuatorial, dan sirkulasi siklonik yang dapat membentuk zona perlambatan serta pertemuan angin. Sirkulasi itu diprakirakan muncul di Laut Cina Selatan sebelah timur Vietnam, Samudra Pasifik di timur Filipina, dan wilayah utara Papua.
BMKG juga menyebut labilitas atmosfer lokal yang kuat dan peningkatan kecepatan angin permukaan hingga lebih dari 25 knot dapat mendukung terjadinya hujan serta angin kencang secara lokal. Naskah sumber yang diberikan tidak memuat rincian daftar 20 daerah yang disebut dalam judul.