bytedaily
Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:36 WIB

BMKG Rilis Daftar 10 Lokasi dengan Suhu Tertinggi pada Awal September 2026

Redaksi 11 September 2026 18 views
BMKG Rilis Daftar 10 Lokasi dengan Suhu Tertinggi pada Awal September 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa suhu maksimum di beberapa wilayah Indonesia melampaui 36 °C pada awal September 2026.

Suhu tertinggi tercatat di Stasiun Meteorologi Tebelian, Sintang, Kalimantan Barat, dengan nilai 38,6 °C pada 1 September. Nilai tersebut menjadi suhu maksimum tertinggi yang tercatat BMKG selama periode 1‑9 September 2026.

Berikut 10 stasiun yang mencatat suhu maksimum tertinggi antara 1 September pukul 07.00 WIB hingga 2 September pukul 07.00 WIB:

  • Stasiun Tebelian (Kalimantan Barat): 38,6 °C
  • Stasiun Nangapinoh: 37,6 °C
  • Stasiun Pangsuma: 36,7 °C
  • Stasiun Lampung Utara: 36,6 °C
  • Stasiun Kalimarau: 36,3 °C
  • Stasiun Kasiguncu: 36,2 °C
  • Stasiun Mutiara Sis‑Al Jufri: 36,1 °C
  • Stasiun Digital Sumsel: 36,0 °C
  • Stasiun Syamsudin Noor: 35,9 °C
  • Stasiun Tjilik Riwut: 35,8 °C

BMKG menjelaskan suhu tinggi tersebut muncul pada kondisi atmosfer yang relatif kering selama musim kemarau, dipengaruhi oleh fenomena El Niño yang masih berada pada kategori sangat kuat. Pemantauan suhu muka laut di wilayah Niño 3.4 menunjukkan anomali +2,74 °C pada dasarian III Agustus 2026, dengan rata‑rata anomali Agustus sebesar +2,83 °C dan rata‑rata tiga bulan Juni‑Juli‑Agustus sebesar +2,2 °C. BMKG memperkirakan El Niño dapat bertahan hingga awal 2027.

Kombinasi atmosfer kering dan suhu tinggi meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Data hotspot selama 10 hari terakhir menunjukkan konsentrasi titik panas tertinggi di Kalimantan Tengah (2.526 titik), diikuti Kalimantan Barat (2.102 titik), Sumatera Selatan (1.180 titik), dan Papua Selatan (570 titik). Citra satelit Himawari‑9 pada 10 September pukul 13.00 WIB memperlihatkan penyebaran asap di wilayah Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, serta seluruh Kalimantan dan sebagian Papua.

BMKG mengingatkan bahwa kondisi udara kering dan suhu tinggi dapat memperparah kebakaran lahan gambut, menurunkan kualitas udara, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Meski musim kemarau masih mendominasi, BMKG mencatat adanya curah hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa daerah pada periode 7‑9 September.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.