bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:05 WIB

BMKG: Sejumlah Wilayah Berpotensi Mengalami Hujan Lebat pada 12 Oktober 2026

Redaksi 12 Oktober 2026 7 views
BMKG: Sejumlah Wilayah Berpotensi Mengalami Hujan Lebat pada 12 Oktober 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan untuk periode 11–13 Oktober 2026. Pada Senin (12/10), Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Kalimantan Barat berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat dengan status Siaga.

Wilayah berstatus Waspada karena berpeluang mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Riau, Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua Barat Daya, dan Papua. BMKG tidak menetapkan wilayah berstatus Awas, yakni potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem, pada hari tersebut.

BMKG menyebut kondisi atmosfer Indonesia pada dasarian II Oktober 2026 masih dipengaruhi El Niño berintensitas sangat kuat dan IOD positif. Kedua fenomena itu cenderung menghambat pembentukan awan hujan serta mengurangi pasokan kelembapan di sebagian wilayah.

Dalam prakiraan potensi hujan Indonesia sepekan untuk periode 9–15 Oktober 2026, BMKG menyatakan suasana atmosfer yang relatif kering diperkirakan bertahan di sejumlah daerah. Kondisi tersebut perlu diperhatikan karena kekeringan berpotensi berlanjut, terutama di wilayah yang telah mengalami periode tanpa hujan berkepanjangan, serta dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Prakiraan curah hujan dasarian II Oktober 2026 menunjukkan kategori rendah mendominasi 66,09 persen wilayah Indonesia. Kategori menengah diperkirakan mencakup 32,67 persen wilayah, sedangkan kategori tinggi sebesar 1,24 persen.

Curah hujan rendah diprakirakan dominan di sebagian besar Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian tengah hingga selatan, Sulawesi, Maluku, dan sebagian Papua.

Peluang hujan tetap ada. Gelombang Rossby Ekuatorial terpantau di sebagian kecil Kalimantan Utara, sementara zona perlambatan dan pertemuan angin diprakirakan terbentuk di Sumatra, Jawa bagian barat, Kalimantan, dan Papua. BMKG menyebut suhu muka laut yang relatif hangat dapat mendukung peningkatan kelembapan dan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah. Hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang masih berpotensi terjadi secara lokal, meskipun kondisi atmosfer secara umum cenderung kering.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.