bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:42 WIB

BNI Catat Penjualan Agunan Rp 510,77 Miliar dari Gelegar Lelang 2026

Redaksi 14 Oktober 2026 7 views
BNI Catat Penjualan Agunan Rp 510,77 Miliar dari Gelegar Lelang 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membukukan penjualan agunan senilai Rp 510,77 miliar melalui program Gelegar Lelang BNI 2026. Program yang berlangsung pada 15 Juni hingga 15 September 2026 itu ditutup dengan kegiatan Awarding Gelegar Lelang BNI 2026 di Pendopo KPKNL Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada 49 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di berbagai wilayah Indonesia. Selama program berlangsung, dukungan kantor-kantor tersebut mencakup 1.603 pelaksanaan lelang dengan total nilai limit Rp 6,72 triliun. Acara bertema “Apresiasi, Kolaborasi, dan Akselerasi Recovery” itu dihadiri Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Syukriah HG beserta jajaran.

SEVP Remedial & Recovery BNI Saridatun menyampaikan apresiasi kepada DJKN dan seluruh KPKNL atas dukungan mereka. Ia berharap kerja sama tersebut berlanjut dan semakin kuat untuk membantu mengoptimalkan recovery BNI.

Salah satu agenda program adalah lelang serentak pada 21 Agustus 2026 di 12 KPKNL. Kegiatan itu juga disiarkan secara hybrid dalam rangkaian wondrX 2026 di ICE BSD. Dari 60 lot aset yang ditawarkan, 24 lot terjual dengan nilai Rp 24,2 miliar.

BNI juga menyediakan booth BNI Lelang Agunan di wondrX 2026. Pengunjung dapat mencari informasi tentang aset yang dilelang, mengenal situs lelang agunan BNI, serta berkonsultasi mengenai mekanisme lelang.

Rangkaian kegiatan turut mencakup Kick Off di Grha BNI pada 4 Agustus 2026. BNI, DJKN, dan KPKNL memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat koordinasi, memperluas pemasaran agunan, dan meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi lelang.

Melalui program ini, BNI berupaya mendukung penyelesaian kredit bermasalah dan pengelolaan aset lewat mekanisme lelang bersama DJKN dan KPKNL. BNI menyatakan akan terus meningkatkan efektivitas pengelolaan serta pemasaran agunan untuk menjaga kualitas aset dan memperkuat kinerja perseroan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.