bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:43 WIB

BNPB Uji Dry Ice untuk Mengurangi Asap Karhutla di Sumsel

Redaksi 16 Oktober 2026 3 views
BNPB Uji Dry Ice untuk Mengurangi Asap Karhutla di Sumsel
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, BNPB menguji operasi modifikasi cuaca dengan menyemai dry ice untuk mengurangi asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan. Metode ini dipilih karena dinilai sesuai dengan kondisi atmosfer saat ini.

BNPB menyebut penyemaian dry ice ditujukan untuk menstabilkan suhu udara di atmosfer agar asap atau polusi karhutla yang pekat dan tertahan lapisan inversi dapat bergerak naik. Lapisan inversi merupakan keadaan ketika suhu udara meningkat seiring bertambahnya ketinggian, berbeda dari kondisi normal yang suhunya makin rendah di lapisan atmosfer lebih tinggi.

Dalam kondisi normal, perbedaan suhu membantu pergerakan udara. Namun, lapisan inversi membuat suhu cenderung stabil sehingga asap sulit naik. Penyemaian dry ice diharapkan membantu asap yang terperangkap bergerak ke atas dan menyebar, sehingga konsentrasinya berkurang.

Dry ice yang digunakan berbentuk butiran sekitar tiga milimeter dengan suhu sekitar minus 75 derajat Celsius. Berbeda dari material natrium klorida (NaCl) berbentuk serbuk halus yang lazim dipakai dalam operasi modifikasi cuaca, metode dry ice dinilai tidak bergantung pada ketersediaan awan hujan.

Pada tahap awal, BNPB mengerahkan dua pesawat dari Bandar Udara Raden Inten II di Lampung. Sebanyak 800 kilogram dry ice disemai pada ketinggian sekitar 4.500 kaki. Penyemaian pada Kamis (15/10) dipusatkan di sekitar Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II untuk meningkatkan jarak pandang dan mendukung kelancaran penerbangan di Sumatra Selatan.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyampaikan bahwa laporan sementara mencatat jarak pandang di sekitar lokasi penyemaian meningkat dari kisaran 650 meter menjadi 2.800 meter.

Uji coba operasi modifikasi cuaca dengan dry ice dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (18/10). Setelah itu, BNPB akan melakukan evaluasi dan berkomunikasi dengan pihak terkait untuk mempertimbangkan pengembangan atau penerapan metode tersebut di wilayah lain yang terdampak karhutla.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.