bytedaily
Minggu, 12 Juli 2026 - 14:25 WIB

BPS dan Pemprov Bali Kolaborasi Perkuat Sensus Ekonomi 2026

Redaksi 12 Juli 2026 1 views
BPS dan Pemprov Bali Kolaborasi Perkuat Sensus Ekonomi 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen bersama untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan Penguatan Komitmen Bersama Menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 Provinsi Bali diselenggarakan di Wisma Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, pada Sabtu (11/7).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, Gubernur Bali, I Wayan Koster, serta jajaran pimpinan daerah dan perwakilan instansi terkait. Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan upaya penting untuk memperbarui pemahaman mengenai perekonomian Indonesia yang terus berkembang. Ia menambahkan bahwa sensus serupa juga dilaksanakan oleh berbagai negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, China, dan Korea Selatan, menunjukkan urgensi instrumen ini dalam menghasilkan statistik resmi yang lengkap dan mutakhir, meskipun teknologi dan data administrasi telah tersedia.

Lebih lanjut, Amalia menyoroti potensi ekonomi Bali yang besar, tidak hanya dari sektor pariwisata, tetapi juga dari ekonomi kreatif serta produk ekspor seperti kopi, kakao, produk kelautan, dan minyak atsiri. Ia menekankan pentingnya pencatatan seluruh potensi dan dinamika ekonomi ini dalam statistik resmi agar kebijakan ekonomi Bali di masa mendatang dapat didasarkan pada data yang akurat dan terkini. Amalia mengingatkan bahwa jika potensi tersebut terlewat dari pencatatan, maka tidak akan terlihat dalam radar kebijakan daerah maupun nasional.

Dalam pelaksanaan sensus di Bali, BPS mengerahkan 3.774 petugas sensus ekonomi untuk mendata usaha dan rumah tangga di seluruh kabupaten/kota. Hingga tanggal 11 Juli 2026, capaian pendataan di Provinsi Bali dilaporkan telah mencapai 43,35 persen. Hasil pemutakhiran awal menunjukkan terdapat sekitar 647.337 unit usaha di Bali, yang meliputi 1.803 usaha besar, 12.578 usaha menengah, dan 632.956 usaha mikro dan kecil.

Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Bali terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah harus didasarkan pada pendekatan ilmiah dan didukung oleh data. Menurutnya, hasil sensus ekonomi ini akan menjadi landasan krusial dalam proses transformasi ekonomi Bali yang sedang berjalan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.