bytedaily
Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:59 WIB

BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum di NTT untuk Percepat Pemulihan Pascabencana

Redaksi 19 Agustus 2026 1 views
BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum di NTT untuk Percepat Pemulihan Pascabencana
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) telah mendirikan tiga posko logistik dan satu dapur umum di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Tiga posko logistik tersebut berlokasi di tiga wilayah utama yang terkena dampak, yaitu Manggarai Barat, Ngada, dan Nagekeo. Sementara itu, dapur umum dibangun di Nagekeo. Posko induk logistik BRI Peduli Labuan Bajo-Manggarai Barat berada di Batu Cermin, Kecamatan Komodo. Posko logistik BRI Peduli Bajawa terletak di Jalan TW Mengeruda, Ngedukelu, Bajawa, Kabupaten Ngada. Posko BRI Peduli Mbay, Kabupaten Nagekeo, berlokasi di Jalan TW 17, Pulau, Danga, Kecamatan Aesesa.

Dalam rangka memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal, Direktur Operations BRI Hakim Putratama dan Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya secara langsung meninjau lokasi bencana. Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi kesiapan posko logistik dan dapur umum, memantau proses distribusi bantuan, serta memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi secara cepat dan tepat sasaran.

Corporate Secretary BRI Dhanny menjelaskan bahwa kehadiran posko logistik dan dapur umum BRI Peduli merupakan upaya untuk mendekatkan bantuan kepada masyarakat. Hal ini diharapkan dapat mempercepat dan mengarahkan penyaluran bantuan tanggap bencana agar sesuai dengan kebutuhan warga di lapangan. Posko-posko ini juga berfungsi sebagai pusat pengumpulan, pengelolaan, dan distribusi bantuan sebelum disalurkan lebih lanjut kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dhanny menambahkan bahwa pendirian posko logistik dan dapur umum ini mencerminkan komitmen BRI untuk terus mendampingi masyarakat, terutama dalam situasi yang memerlukan kepedulian dan dukungan. Ke depannya, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan posko logistik dan dapur umum jika kondisi dan kebutuhan mendesak.

Dengan adanya fasilitas ini, bantuan diharapkan dapat lebih mudah menjangkau masyarakat yang terdampak, khususnya mereka yang mengalami keterbatasan akibat bencana. Keberadaan posko juga dinilai penting untuk memperkuat koordinasi penyaluran bantuan, sehingga dukungan yang diberikan dapat diterima secara lebih efektif selama masa tanggap darurat dan proses pemulihan.

Hingga kini, BRI telah menyalurkan berbagai bantuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak gempa di NTT, meliputi makanan cepat saji, peralatan medis dan obat-obatan, sembako, tangki air minum, selimut, terpal, tenda pengungsi, lampu darurat, peralatan mandi, perlengkapan bayi, dan kebutuhan lainnya.

BRI juga menyatakan bahwa keselamatan nasabah dan pekerja menjadi prioritas utama. Perusahaan telah mengambil langkah-langkah pengamanan aset dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan asesmen menyeluruh terhadap kondisi bangunan dan fasilitas operasional. Untuk memastikan layanan perbankan tetap berjalan, BRI telah menyiapkan langkah mitigasi, di mana nasabah masih dapat mengakses layanan melalui BRImo dan Agen BRILink.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.