bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:49 WIB

BRIN Konfirmasi Keterlibatan dalam Proyek Satelit Lampung-1 Berbasis AI

Redaksi 07 Agustus 2026 8 views
BRIN Konfirmasi Keterlibatan dalam Proyek Satelit Lampung-1 Berbasis AI
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menyatakan bahwa lembaganya turut ambil bagian dalam proyek satelit Lampung-1 yang memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI). Satelit tersebut diluncurkan dari perairan Haiyang, Provinsi Shandong, China, pada Rabu (5/8).

Arif Satria menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung bersama otoritas terkait di Indonesia telah berkoordinasi dengan BRIN, yang mana BRIN menjadi salah satu pihak yang terlibat dalam proses tersebut. Fokus utama diskusi BRIN, menurut Arif, adalah mengenai aspek keamanan data. Ia menegaskan bahwa BRIN akan memegang otoritas terkait penyimpanan data di masa mendatang, sembari memastikan keamanan data pengguna.

Lebih lanjut, Arif Satria mengumumkan rencana BRIN untuk meluncurkan satelitnya sendiri, BRIN Neo-1, yang diproduksi di pabrik BRIN di Bogor dan dijadwalkan akan diluncurkan pada awal 2027.

Satelit hiperspektral Lampung-1 berbasis AI merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan perusahaan teknologi antariksa STAR.VISION. Peluncuran satelit ini dilaksanakan menggunakan roket Smart Dragon-3 sebagai bagian dari misi OSE Hyperspectral Twin Satellites. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turut menyaksikan peluncuran tersebut bersama delegasi dari berbagai pihak terkait.

Gubernur Rahmat berharap teknologi satelit dan AI dapat mendukung pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Ia menambahkan bahwa kerja sama ini tidak hanya terbatas pada pemanfaatan citra satelit, tetapi juga mencakup pembangunan ekosistem teknologi hiperspektral dan AI melalui transfer pengetahuan, riset bersama, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan daerah.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.