bytedaily - Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto, menekankan pentingnya peningkatan kualitas gabah oleh petani dan mitra penggilingan di seluruh Indonesia, khususnya di Sulawesi Tengah. Instruksi ini merupakan bagian dari upaya Bulog untuk memaksimalkan penyerapan gabah domestik guna mencapai target nasional serapan 4 juta ton setara beras pada tahun 2026, sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait swasembada pangan berkelanjutan.
Dalam kunjungan kerjanya ke Desa Sienjo, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Prihasto Setyanto mengapresiasi kualitas gabah yang ada namun mendorong mitra penggilingan untuk mengadopsi metode teknis yang lebih maju demi hasil optimal. Penekanan pada kualitas gabah juga sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2025 mengenai Pengadaan dan Pengelolaan Gabah/Beras Dalam Negeri, yang bertujuan menjaga mutu cadangan beras pemerintah untuk jangka panjang.
Bulog Kanwil Sulawesi Tengah didorong untuk melakukan pengadaan secara masif di wilayah-wilayah sentra produksi padi. Pimpinan Wilayah Bulog Sulteng, Jusri, menyatakan komitmennya untuk menggenjot serapan domestik melalui kunjungan strategis ke sentra-sentra, sekaligus mempererat hubungan dengan petani. Hal ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi petani untuk menjual hasil panen mereka dengan harga yang stabil sesuai penetapan pemerintah.