bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan perusahaan berencana membangun 100 gudang baru di berbagai wilayah Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada fasilitas sewa.
Rizal menyebut Bulog masih menyewa kapasitas penyimpanan hingga 2,1 juta ton. Penyewaan dilakukan karena stok beras yang diserap perusahaan sempat mencapai 5,4 juta ton pada September, sedangkan kapasitas gudang milik Bulog sebesar 3,1 juta ton.
Menurut Rizal, saat stok berada di titik tertinggi, Bulog sempat menyewa gudang dengan kapasitas hingga 3 juta ton. Saat ini, sisa ruang penyimpanan yang tersedia sekitar 2,1 juta ton.
Bulog masih menggunakan fasilitas sewa karena pembayaran kontraknya dilakukan per tahun. Sambil tetap menyewa gudang, perusahaan menyiapkan pembangunan 100 gudang baru di seluruh Indonesia.