bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 15:09 WIB

Burnley Tertarik Rekrut Craig Bellamy Sebagai Manajer Pasca Kepergian Scott Parker

Redaksi 30 April 2026 15 views
Burnley Tertarik Rekrut Craig Bellamy Sebagai Manajer Pasca Kepergian Scott Parker
Ilustrasi visual (Sumber: bbc.com)

bytedaily - Dilansir dari bbc.com, Burnley menunjukkan minat untuk menunjuk manajer Wales, Craig Bellamy, sebagai pelatih kepala mereka menyusul kepergian Scott Parker yang sepakat mengakhiri kontraknya. Keputusan ini diambil delapan hari setelah klub dipastikan terdegradasi dari Premier League.

Kembalinya The Clarets ke Championship, untuk kali kedua dalam tiga musim terakhir, dipastikan setelah mereka kalah 1-0 dari Manchester City pada 22 April. Sepanjang musim ini, Burnley hanya memenangkan empat dari 34 pertandingan liga dan hanya meraih satu poin dari delapan laga terakhir.

Burnley memandang Bellamy sebagai kandidat serius untuk mengisi posisi manajer. Namun, upaya untuk meyakinkannya kembali ke Turf Moor diperkirakan akan sulit. Bellamy sebelumnya pernah melatih di Burnley di bawah asuhan manajer sebelumnya, Vincent Kompany, dan sempat menjadi salah satu kandidat sebelum Parker ditunjuk pada tahun 2024.

Saat ini, Bellamy dilaporkan menikmati perannya bersama tim nasional Wales dan antusias memimpin negaranya menuju Kejuaraan Eropa antarnegara Eropa pada tahun 2028. Selain itu, ia juga dikabarkan memiliki beberapa keraguan terkait komposisi skuad Burnley saat ini dan potensi pekerjaan besar yang perlu dilakukan pada bursa transfer musim panas, mengingat sejumlah pemain diprediksi akan hengkang.

Belum ada tawaran resmi yang diajukan untuk Bellamy. Burnley harus membayar klausul pelepasan senilai minimal £700.000 untuk membebaskannya dari kontraknya dengan Asosiasi Sepak Bola Wales. Kabar lain menyebutkan Steven Gerrard santer dikaitkan dengan posisi ini, namun belum ada kontak formal. Sumber juga mengindikasikan bahwa Burnley telah menjajaki kemungkinan merekrut pelatih kepala Cardiff, Brian Barry-Murphy.

Asisten manajer Burnley, Mike Jackson, akan memimpin tim dalam empat pertandingan sisa musim ini, dimulai dengan lawatan ke Leeds United pada Jumat. Performa buruk Burnley di liga juga diperparah dengan hasil mengecewakan di kompetisi piala. Mereka tersingkir dari Piala FA dan Piala Carabao oleh tim League One, yaitu Mansfield di Piala FA dan Cardiff di Piala Carabao.

Parker mengambil alih kepelatihan Burnley pada Juli 2024 dengan kontrak tiga tahun. Ia berhasil membawa klub promosi kembali ke Premier League di musim pertamanya dengan menempati posisi kedua Championship. Parker menyatakan, "Merupakan sebuah kehormatan besar untuk memimpin klub hebat ini selama dua tahun terakhir. Saya menikmati setiap momen perjalanan kita bersama, namun saya merasa inilah saat yang tepat bagi kedua belah pihak untuk menempuh arah yang berbeda." Ia menambahkan, "Saya mengenang kembali dengan bangga apa yang telah kita capai selama masa jabatan saya di klub, terutama musim promosi kami yang tak terlupakan pada 2024-25, dan merupakan suatu kehormatan sejati untuk memimpin tim ini ke Premier League."

Burnley memenangkan tiga dari sembilan pertandingan liga awal musim ini, namun kekalahan dalam tujuh pertandingan berikutnya membuat mereka terpuruk di zona degradasi. Meskipun meraih lima hasil imbang dalam tujuh pertandingan berikutnya, termasuk penampilan yang gigih melawan Manchester United dan Liverpool, kekalahan telak 3-0 dari Sunderland diikuti oleh kekalahan dari sesama tim yang berjuang, West Ham, memicu tuntutan dari sebagian fans agar Parker dipecat. Parker sempat mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap teriakan tersebut, dan ketua klub Alan Pace mendukung Parker dalam sebuah wawancara dengan BBC Football Focus, menyamakan para penggemar yang memprotes dengan anak-anak.

Parker menggantikan Kompany yang hengkang sebelum musim 2024-25. Meskipun harus melepas pemain kunci seperti Wilson Odobert, Sander Berge, dan Vitinho pada musim panas itu, Parker berhasil membawa The Clarets promosi otomatis, hanya kalah gelar Championship dari Leeds United karena selisih gol. Timnya mencatatkan 30 clean sheet dalam 46 pertandingan liga, jumlah terbanyak dalam satu musim dalam sejarah Championship.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.