bytedaily - Dilansir dari bbc.com, penyerang Brasil, Neymar, dipastikan tidak akan bermain dalam pertandingan persahabatan mendatang bersama timnasnya dan berpotensi absen pada laga pembuka Piala Dunia.
Pemain berusia 34 tahun tersebut diperkirakan akan absen selama dua hingga tiga minggu akibat cedera betis.
Hal ini berarti Neymar tidak akan tampil dalam laga persahabatan kandang melawan Panama pada hari Minggu dan juga melawan Mesir dalam pertandingan persahabatan di Cleveland, Ohio, pada Sabtu, 6 Juni.
Brasil, yang telah lima kali menjuarai Piala Dunia, akan memulai kampanye Grup C mereka pada 13 Juni melawan Maroko di New Jersey, kemudian menghadapi Haiti di Philadelphia pada 19 Juni, dan Skotlandia pada 24 Juni di Miami.
Dokter timnas Brasil, Rodrigo Lasmar, mengungkapkan cedera Neymar dalam sebuah konferensi pers. "Neymar telah menjalani semua tes medis, yang disimpulkan dengan pemindaian MRI yang menunjukkan cedera betis tingkat dua, bukan sekadar pembengkakan. Ia diperkirakan akan pulih dalam dua hingga tiga minggu," ujar Lasmar.
Cedera betis tingkat dua merupakan cedera sedang yang melibatkan robekan parsial pada serat otot, yang memerlukan istirahat dan rehabilitasi.
Neymar, yang telah mencetak 79 gol dalam 128 penampilan internasional, bergabung dengan tim pada hari Selasa namun melewatkan sesi latihan pertama hari Rabu dan dikirim untuk menjalani tes setelah mengeluhkan pembengkakan di betis kanannya.
Diagnosis ini berbeda dengan yang disampaikan oleh dokter klubnya di Santos sebelum pengumuman skuad. Rodrigo Zogaib sebelumnya menyatakan bahwa masalahnya hanyalah pembengkakan dan Neymar akan tiba dalam kondisi bugar untuk memulai latihan.
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, sebelumnya telah dipastikan tidak diperkuat bek Arsenal, Gabriel, dan penyerang Gabriel Martinelli untuk pertandingan melawan Panama karena keterlibatan mereka dalam final Liga Champions pada 30 Mei melawan Paris St-Germain.
Bek Marquinhos, yang menjadi kapten Brasil dan PSG, juga tidak tersedia karena alasan yang sama.
Neymar belum bermain untuk Selecao sejak tahun 2023 di tengah perjuangannya melawan cedera, namun ia terpilih untuk Piala Dunia mengungguli striker Chelsea, Joao Pedro, dan penyerang Tottenham, Richarlison.
Masuk dalam skuad berarti Neymar berpotensi bermain di Piala Dunia keempatnya, setelah sebelumnya mewakili Brasil pada turnamen 2014, 2018, dan 2022.
Pada kompetisi 2014, yang diselenggarakan di Brasil, Neymar menangis saat ia dibawa keluar lapangan dengan tandu setelah menderita cedera punggung saat kemenangan perempat final melawan Kolombia.
Ancelotti asal Italia mengungkapkan skuadnya dalam sebuah upacara di Rio de Janeiro dan para penggemar bersorak ketika nama Neymar diumumkan.
Ancelotti, 66 tahun, yang ditunjuk oleh Brasil tahun lalu, mengatakan pada saat itu: "Kami menghabiskan sepanjang tahun menganalisis Neymar. Kami menyadari bahwa dalam periode terakhir ini ia memiliki kontinuitas dan dalam kondisi fisik yang baik."
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.