bytedaily
Rabu, 20 Mei 2026 - 17:52 WIB

China Konfirmasi Beli 200 Pesawat Boeing Pasca Pertemuan Trump-Xi

Redaksi 20 Mei 2026 1 views
China Konfirmasi Beli 200 Pesawat Boeing Pasca Pertemuan Trump-Xi
Ilustrasi visual (Sumber: bbc.com)

bytedaily - Dilansir dari bbc.com, China mengonfirmasi akan membeli 200 pesawat Boeing setelah pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing pekan lalu. Kesepakatan ini merupakan bagian dari beberapa janji perdagangan antara kedua negara ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Menurut Kementerian Perdagangan China pada Rabu, Amerika Serikat akan memberikan jaminan pasokan suku cadang dan komponen mesin pesawat kepada China. Kedua belah pihak juga akan berupaya memperpanjang gencatan senjata tarif yang disepakati pada Oktober dan mencari pemotongan tarif atas barang senilai 30 miliar dolar AS atau lebih dari masing-masing negara.

Pengumuman ini disampaikan saat Xi Jinping mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, hanya beberapa hari setelah kunjungan Trump. Trump sebelumnya mengatakan kepada wartawan bahwa kesepakatan tersebut mencakup lebih dari 200 pesawat Boeing, dengan potensi pesanan hingga 750 pesawat, yang akan menjadi pesanan terbesar yang pernah ada.

CEO Boeing, Kelly Ortberg, termasuk dalam delegasi AS yang menyertai Trump ke China. Boeing menyatakan bahwa perjalanan ke China sangat sukses dan mencapai tujuan utama untuk membuka kembali pasar China bagi pesanan pesawat Boeing. Pernyataan tersebut juga menyebutkan adanya komitmen awal untuk 200 pesawat, dengan ekspektasi komitmen lebih lanjut akan menyusul setelah gelombang awal ini.

Sebelumnya, pejabat dari China dan AS mencapai kesepakatan di Kuala Lumpur, Malaysia, sebelum pertemuan Trump-Xi di Korea Selatan pada Oktober 2025. Kesepakatan tersebut memperpanjang gencatan senjata tarif hingga November tahun ini, termasuk pengurangan tarif AS untuk barang-barang China dan penangguhan pembatasan Beijing terhadap ekspor mineral tanah jarang dan magnet.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.