bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, China telah memulai pembangunan jaringan komputasi berbasis satelit untuk kecerdasan buatan (AI) di orbit Bumi melalui peluncuran konstelasi pertama dari proyek yang dinamakan Xingshu Plan.
Shanghai Xingshu Tiansuan Space Technology, perusahaan di balik proyek ini, menargetkan pembentukan jaringan yang terdiri dari sekitar 1.000 satelit pada tahap akhirnya. Peluncuran awal ini diklaim membawa China selangkah lebih dekat menuju pengoperasian komersial jaringan komputasi berbasis antariksa.
Berbeda dengan sistem konvensional yang mengirim seluruh data mentah ke Bumi untuk diproses, komputasi berbasis antariksa memungkinkan pemrosesan data langsung di orbit. Sistem ini, seperti dilaporkan Reuters, dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan AI dan penginderaan jauh, dengan hasil pemrosesan yang kemudian dikirim ke Bumi.
Para pendukung konsep ini berpendapat bahwa pemrosesan data di orbit berpotensi mengurangi jeda pengiriman data dan meringankan beban kapasitas jaringan komunikasi ke Bumi. Menurut China Daily, Xingshu Plan merupakan proyek konstelasi komputasi antariksa unggulan dari Shanghai, dengan nama 'Xingshu' yang berarti pusat bintang dalam bahasa China.
Pada tahap verifikasi, proyek ini dirancang untuk mencakup dua satelit komputasi dan 12 satelit komputasi tepi (edge computing). Tahap komersial selanjutnya ditargetkan untuk memperluas jangkauan menjadi 50 satelit komputasi dan 100 satelit komputasi tepi, sebelum mencapai target operasional akhir sekitar 1.000 satelit.
Pengumuman proyek ini disampaikan dalam forum komputasi masa depan pada World AI Conference (WAIC) dan High-level Meeting on Global AI Governance 2026 di Shanghai. Reuters melaporkan pengumuman tersebut bertepatan dengan kehadiran Presiden China Xi Jinping, yang disebut menempatkan Beijing sebagai pemimpin tatanan global baru untuk AI.
Pengembangan komputasi di orbit juga menarik perhatian perusahaan lain. SpaceX milik Elon Musk, setelah bergabung dengan xAI, dilaporkan turut mendorong inisiatif serupa untuk mempercepat pengembangan AI.