bytedaily
Minggu, 31 Mei 2026 - 19:48 WIB

Cummins Perkenalkan Mesin B6.7 Octane, Berperforma Diesel Namun Gunakan Bensin

Redaksi 31 Mei 2026 3 views
Cummins Perkenalkan Mesin B6.7 Octane, Berperforma Diesel Namun Gunakan Bensin
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Perusahaan manufaktur mesin Cummins, yang dikenal dengan produk dieselnya, baru-baru ini memperkenalkan sebuah inovasi baru yang disebut B6.7 Octane. Mesin ini menggunakan basis 6.7 liter inline-six turbocharged, namun berbeda dari asumsi umum, mesin ini beroperasi menggunakan bensin biasa dengan oktan 87.

Menurut laporan dari jalopnik.com, mesin bensin ini dirancang untuk penggunaan pada truk kelas menengah, seperti bus sekolah, van pengiriman, dan kendaraan utilitas lainnya. Salah satu aplikasi pertamanya adalah pada truk kargo Peterbilt U-Haul EM berukuran 29 kaki. Meskipun menggunakan bensin, B6.7 Octane diklaim akan memberikan sensasi tenaga layaknya mesin diesel berkat kemampuannya di kelas menengah.

Mesin ini menawarkan empat tingkatan tenaga, mulai dari 200 tenaga kuda (hp) dan 600 lb-ft torsi, hingga 300 hp dan 660 lb-ft torsi. Angka-angka ini dinilai sangat menyerupai performa mesin diesel. Kurva torsinya pun serupa, dengan mesin bensin 6.7 liter ini mencapai torsi puncak 660 lb-ft pada putaran 1.800 rpm dan dapat mencapai 3.200 rpm. Angka ini sedikit di atas rentang torsi puncak 1.400 rpm dan batas putaran mesin 2.600 rpm pada saudaranya yang bermesin diesel 6.7 liter.

Keunikan lain yang membuatnya mirip diesel adalah penggunaan Jacobs Engine Brake atau yang dikenal sebagai Jake Brake. Hal ini menjadikan mesin bensin ini memiliki fitur yang biasanya hanya ditemukan pada mesin diesel.

B6.7 Octane merupakan bagian dari seri mesin HELM (Higher Efficiency, Lower emissions, Multiple fuels) dari Cummins, yang bertujuan untuk "agnostik bahan bakar". Mesin berkapasitas 6.7 liter ini merupakan desain baru yang diharapkan akan menghasilkan turunan diesel dan bahkan hidrogen di masa depan yang berbagi arsitektur yang sama, demikian dilaporkan Car and Driver.

Alasan di balik pengembangan mesin yang beroperasi seperti diesel namun menggunakan bensin antara lain adalah bobot yang lebih ringan. Dengan menggunakan bensin, tangki cairan gas buang diesel (DEF) dan peralatan emisi lainnya dapat dihilangkan, sembari tetap mempertahankan interval perawatan yang mirip dengan mesin diesel. B6.7 Octane diklaim mampu menempuh jarak hampir 15.000 mil sebelum perlu penggantian oli.

Alasan penting lainnya adalah kemudahan penggunaan dan familiaritas. Sebagai contoh, U-Haul EM menggunakan armada serba bensin karena sebagian besar pelanggan terbiasa mengisi bahan bakar mobil bensin. Penggunaan diesel, terutama yang memerlukan DEF, dapat menimbulkan kerumitan bagi pengguna umum.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.