bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, rating ply pada ban truk secara umum merujuk pada kapasitas beban. Konsep rating ply awalnya digunakan untuk menunjukkan jumlah lapisan katun dalam konstruksi ban. Semakin banyak lapisan, semakin kuat dan tahan lama ban tersebut untuk menopang beban lebih berat.
Namun, seiring perkembangan teknologi, ban modern menggunakan campuran material seperti karet alam, karet sintetis, baja, nilon, dan poliester. Konstruksi ban radial memungkinkan produsen membuat ban truk yang kuat dan tahan lama setara dengan ban 10 atau 12 ply, meskipun hanya menggunakan 2-3 lapisan material canggih. Oleh karena itu, kapasitas beban kini lebih distandarisasi menggunakan kode huruf. Ban 10-ply umumnya memiliki load range E yang mampu menopang beban 3.000 hingga 3.500 pon per ban, sementara ban 12-ply dengan load range F mampu menopang 4.000 pon atau lebih.
Pemilihan antara ban 10-ply dan 12-ply sangat bergantung pada kebiasaan berkendara. Bagi pengguna harian yang sesekali menarik trailer ringan hingga sedang, membawa peralatan, atau melakukan perjalanan off-road jarang, ban 10-ply umumnya lebih terjangkau, memberikan kenyamanan lebih baik, dan memaksimalkan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan performa semua musim.
Kelemahan ban 10-ply adalah kapasitas beban yang lebih rendah dan potensi ketahanan yang berkurang terhadap goresan atau tusukan karena konstruksinya yang lebih 'lunak'. Ban 10-ply dengan load range E umumnya memiliki batas tekanan maksimal 80 PSI. Penting dicatat bahwa tekanan ini adalah batas maksimal untuk menopang beban terukur, bukan tekanan yang direkomendasikan untuk penggunaan sehari-hari.
Sementara ban 10-ply dianggap sebagai pilihan yang seimbang untuk ban truk tugas berat, ban 12-ply lebih ditujukan untuk kebutuhan menarik beban ekstrem, mengangkut barang berat, dan off-roading, bukan kenyamanan harian. Konstruksi yang lebih kaku membuat ban 12-ply lebih tahan terhadap tusukan dan keausan berlebih, serta memiliki kapasitas beban 4.000 pon atau lebih. Hal ini berarti ban 12-ply dapat menarik dan membawa beban lebih besar, memberikan stabilitas lebih tinggi di bawah beban, dan lebih kokoh. Namun, kekakuan dinding samping ban 12-ply yang tidak banyak melentur saat melewati permukaan jalan yang tidak rata dapat mengurangi kenyamanan berkendara.
Konstruksi ban 12-ply yang kokoh dan tahan lama membutuhkan perakitan yang lebih kompleks, sehingga harganya cenderung lebih mahal. Kekakuan inheren pada konstruksinya juga menghasilkan ban yang lebih berat, yang dapat menurunkan efisiensi bahan bakar karena peningkatan massa unsprung pada kendaraan. Ban truk 12-ply dengan load range F umumnya memiliki batas tekanan maksimal sekitar 95 PSI.
Perlu dibedakan antara load range dan load index. Load range merujuk pada sistem kekuatan dan rating tekanan ban, sedangkan load index menunjukkan beban maksimal yang dapat ditopang ban saat terisi angin sesuai rekomendasi.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.