bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, sejumlah produsen ponsel dijadwalkan menghadirkan perangkat baru dari kelas menengah hingga flagship selama Oktober 2026. Huawei dan Vivo membuka rangkaian peluncuran pada 1 Oktober dengan Huawei Mate 90 Series di China dan Vivo X Fold 6 untuk pasar global. Selanjutnya, Poco F9 Series dijadwalkan meluncur di Indonesia pada 5 Oktober.
Vivo diperkirakan memperkenalkan ponsel kelas menengah Vivo V80 di India pada 6 Oktober. Oppo A7 Pro juga disebut akan hadir di Indonesia pada bulan ini, tetapi tanggal peluncurannya belum diketahui. Nubia RedMagic 12 Pro+ turut masuk dalam daftar perangkat yang akan meluncur, dengan chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Sementara itu, Oppo Find X10 Series diperkirakan meluncur di pasar global pada 28 Oktober. Apple juga disebut berpeluang membawa iPhone 18 Pro Series dan iPhone Duo ke Indonesia pada bulan yang sama.
Huawei Mate 90 Series terdiri atas Mate 90, Mate 90 Pro, Mate 90 Pro Max, dan Mate 90 RS. Berdasarkan keterangan di situs resmi Huawei China, Mate 90 dan Mate 90 Pro memiliki kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera ultra-wide 40 MP, serta kamera telefoto 50 MP dengan OIS. Mate 90 Pro Max dan Mate 90 RS dibekali kamera utama 50 MP, ultra-wide 40 MP, serta telefoto 200 MP dengan OIS dan kemampuan telefoto makro. Keempat model memiliki kamera depan 13 MP.
Mate 90 Pro Max dan Mate 90 RS juga dilengkapi Huawei Ruijing Z10 Module Camera. Modul tersebut menggunakan sensor berukuran 1 inci dan mendukung 10x continuous optical zoom dengan rentang focal length 24–240 mm. Seluruh seri menjalankan HarmonyOS 7, dengan chipset Kirin 9030 pada Mate 90, Kirin 9035 pada Mate 90 Pro, serta Kirin 9050 pada Mate 90 Pro Max dan Mate 90 RS. Belum ada informasi apakah seri ini akan dipasarkan di Indonesia.
Vivo X Fold 6, yang sebelumnya diluncurkan di China pada Juni, mulai diperluas ke pasar global pada 1 Oktober 2026. Ponsel lipat ini memiliki layar utama AMOLED 8,02 inci dan layar luar AMOLED 6,51 inci. Mengutip Gizmochina, perangkat tersebut membawa kamera utama 200 MP, kamera periskop telefoto 50 MP, kamera ultra-wide 50 MP, serta kamera depan 20 MP pada masing-masing layar.
Vivo X Fold 6 memiliki baterai 6.900 mAh dengan pengisian kabel 80 W dan nirkabel 40 W. Perangkat ini ditenagai MediaTek Dimensity 9500 Super Edition berbasis 3 nm, dengan RAM LPDDR5X hingga 16 GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1 TB. Sistem operasinya adalah OriginOS 7 berbasis Android 17. Vivo belum mengumumkan harga global maupun negara tempat ponsel ini akan tersedia, termasuk Indonesia.