bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, BPI Danantara Indonesia berencana terlibat secara bertahap dalam pengembangan proyek etanol selama tiga tahun ke depan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung transisi dan ketahanan energi nasional.
COO Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan, inisiatif itu ditujukan untuk mendorong swasembada energi. Setelah mandatori B50 menghentikan impor solar, pemerintah kini menargetkan hal serupa untuk bensin melalui penggunaan campuran etanol.
Dony menyebut sejumlah negara telah menggunakan bensin dengan campuran etanol hingga E50. Indonesia akan memulai penerapannya secara bertahap, dengan E20 sebagai tahap awal.
Bahan baku utama etanol berasal dari molase atau tetes tebu. Karena itu, pemerintah berencana meningkatkan penanaman tebu untuk mendukung ketersediaan pasokan dalam transisi energi.
Keterlibatan Danantara, menurut Dony, mencakup penanaman tebu hingga pembangunan pabrik pengolahan etanol. Pemerintah menargetkan seluruh investasi tersebut rampung dalam tiga tahun ke depan.