bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, deforestasi hutan hujan Amazon di Brasil mencapai angka terendah sejak pencatatan dimulai pada 1988. Badan Penelitian Antariksa Brasil (Inpe) melaporkan 3.335 kilometer persegi hutan ditebang dalam 12 bulan hingga Juli. Data tersebut dirilis pada Jumat (16/10).
Menteri Lingkungan Hidup Brasil Joao Paulo Capobianco menyebut penurunan itu sangat drastis. Rekor deforestasi sebelumnya tercatat sebesar 4.571 kilometer persegi pada 2011–2012. Sementara itu, angka penebangan hutan Amazon pernah mendekati 30 ribu kilometer persegi pada 1990-an.
Presiden Brasil Lula da Silva menyambut baik capaian tersebut, tetapi mengatakan pemerintahannya tetap menargetkan penghentian deforestasi ilegal pada 2030. Lula mulai menjabat sebagai presiden pada 2023 dan telah berjanji mencapai target itu.
Pada periode 2019–2022, ketika Brasil dipimpin Jair Bolsonaro, Amazon kehilangan sekitar 11.600 kilometer persegi hutan per tahun. Setelah Bolsonaro turun dari jabatan, deforestasi dilaporkan menurun setiap tahun, dengan penurunan 71,2 persen selama empat tahun terakhir. Pengawasan yang lebih ketat dan sanksi lebih berat terhadap penebangan ilegal dinilai berperan dalam penurunan tersebut.
Organisasi advokasi iklim Observatorio do Clima menyambut capaian itu. Anggota organisasi tersebut, Marico Astrini, mengatakan kemauan politik dapat membantu mengendalikan deforestasi dan emisi gas rumah kaca.