bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:12 WIB

Dradjad Terima Delapan Tugas untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Redaksi 08 Oktober 2026 14 views
Dradjad Terima Delapan Tugas untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menerima delapan penugasan dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Penugasan itu mencakup berbagai hal, mulai dari stimulus hingga pariwisata.

Dradjad menyampaikan target pertumbuhan ekonomi pada 2027 sebesar 6 persen. Menurut dia, target tersebut berpeluang terlampaui jika semua pihak bekerja keras, cepat, dan optimal. Ia menyampaikan hal itu di kantornya di Jakarta Pusat, Rabu (7/10).

Sejumlah stimulus yang sudah berjalan, seperti subsidi upah, pembukaan rekening, program magang, dan bantuan pangan, dinilai perlu dioptimalkan. Pemerintah juga telah mengidentifikasi sumber pertumbuhan ekonomi untuk mendukung target pada kuartal IV-2026 dan sepanjang 2027.

Dradjad mengatakan sektor swasta berperan penting dalam mendorong pertumbuhan, tetapi pelaku usaha masih menghadapi hambatan dalam investasi dan kegiatan operasional. Salah satu penugasannya adalah membantu mengatasi kendala, termasuk perizinan dan kebijakan yang tidak selaras.

Upaya tersebut akan melibatkan koordinasi dengan pemerintah daerah. Pariwisata, industri pengolahan, dan Kawasan Ekonomi Khusus termasuk sektor yang menjadi perhatian. Pemerintah juga mengidentifikasi hambatan akibat perbedaan pandangan antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, serta akan berkomunikasi dengan kepala daerah untuk menyelesaikan kendala teknokratis maupun politis.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.