bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, sebuah drone bawah air berhasil menemukan bangkai mobil Chevrolet Camaro Z28 yang telah lama tenggelam di dasar Danau Sebago, Maine, Amerika Serikat. Penemuan ini dilakukan oleh Jason Smith, yang menggunakan drone sebagai hobinya untuk menjelajahi danau-danau di Maine.
Smith menyatakan dalam unggahan di halaman Facebook-nya bahwa ia menemukan Camaro era 1970-an tersebut di kedalaman sekitar 55 kaki di area yang dikenal sebagai "The Notch". Mobil tersebut berhasil diangkat dari danau dengan bantuan Greg Canders dan saat ini masih dalam penyelidikan oleh Kantor Sheriff Cumberland County. Smith juga berterima kasih kepada Maine Warden Service dan pihak lain yang telah membantu proses pengangkatan dan investigasi.
Menurut laporan WMTW, Smith yang kerap menemukan benda-benda seperti jam tangan, ponsel, dan bahkan mobil salju saat menggunakan drone-nya, secara tidak sengaja menemukan Camaro tersebut saat sedang mengembalikan drone ke lokasi penemuan mobil salju sebelumnya. Awalnya ia melihat sebuah bayangan gelap sebelum akhirnya mengidentifikasinya sebagai sebuah mobil.
Area "The Notch" yang disebutkan Smith adalah celah sempit antara semenanjung panjang di danau dan Pulau Frye. Pihak berwenang, melalui detektif Kantor Sheriff Cumberland County, telah mengonfirmasi bahwa mobil tersebut tidak jatuh dari feri yang melintasi area tersebut. Teori yang berkembang saat ini adalah mobil tersebut tenggelam menembus es danau pada suatu musim dingin dan tidak pernah dilaporkan.
Bangkai Camaro, yang mengalami korosi cukup parah akibat bertahun-tahun terendam, telah berhasil dievakuasi. Di dalam mobil tidak ditemukan apa pun kecuali beberapa bagian tenda tua di bagasi. Meskipun tidak ada plat nomor, nomor identifikasi kendaraan (VIN) yang parsial memungkinkan identifikasi mobil sebagai model tahun 1974. Mobil ini memiliki ciri khas bumper aluminium yang lebih besar, lampu belakang, dan pembaruan kosmetik lainnya dari penyegaran generasi tengah Camaro antara tahun 1974 hingga 1977. Namun, ketiadaan jendela belakang model melingkar yang mulai ada sejak 1975, mengonfirmasi tahun produksinya adalah 1974. Selain itu, tahun 1974 juga merupakan tahun terakhir model Z28 sebelum kembali diluncurkan pada 1977, dan satu-satunya tahun di mana Z28 asli memiliki tampilan seperti itu.
Meskipun tahun produksi mobil telah dipastikan, bagaimana Camaro Z28 ini bisa berakhir di dasar Danau Sebago masih menjadi misteri. Pihak berwenang masih berupaya melacak pemilik terakhir mobil tersebut berdasarkan VIN parsial. Kantor Sheriff Cumberland County masih menyelidiki kemungkinan mobil tersebut terlibat dalam tindak kejahatan atau sekadar kecelakaan saat berkendara.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.