bytedaily - Jakarta, 20 April 2026 - PT Pertamina International Shipping (PIS) mengonfirmasi bahwa dua kapal mereka, Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih tertahan di Teluk Arab dan belum dapat melanjutkan pelayaran melewati Selat Hormuz. Situasi ini terjadi menyusul ketegangan yang terus berkembang di jalur perairan strategis tersebut.
Pihak PIS menyatakan terus memantau perkembangan situasi yang dinamis di Selat Hormuz secara cermat. Perusahaan tengah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kementerian dan otoritas terkait, serta menyiapkan rencana pelayaran yang aman. Prioritas utama PIS adalah memastikan keselamatan seluruh awak kapal, keamanan kapal, serta muatan yang dibawa.
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Sabtu (18/4) mengklaim bahwa Selat Hormuz telah kembali ke kendali angkatan bersenjata di tengah berlanjutnya blokade Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran. IRGC menegaskan bahwa situasi di selat tersebut akan tetap di bawah pengawasan ketat hingga AS memulihkan kebebasan pergerakan kapal yang menuju dan keluar dari Iran. PIS berharap kondisi di jalur tersebut segera membaik agar kedua kapalnya dapat melanjutkan pelayaran dengan aman.