bytedaily
Kamis, 30 April 2026 - 12:10 WIB

Ekonomi Indonesia Tahan Banting: Kemenkeu Nilai Gejolak Global Hanya Beri Tekanan Moderat

Redaksi 13 April 2026 17 views
Ekonomi Indonesia Tahan Banting: Kemenkeu Nilai Gejolak Global Hanya Beri Tekanan Moderat
Ilustrasi: Ekonomi Indonesia Tahan Banting: Kemenkeu Nilai Gejolak Global Hanya Beri Tekanan Moderat

bytedaily - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) optimistis pasar keuangan Indonesia masih mampu menahan gempuran gejolak global dengan tingkat tekanan yang relatif moderat. Meskipun sentimen risk-off global memicu arus modal keluar, Direktur Strategi Stabilisasi Ekonomi Kemenkeu, Noor Faisal Achmad, menegaskan bahwa kondisi domestik masih terkendali. Depresiasi nilai tukar rupiah yang terjadi pada Senin, 13 April 2026, tercatat sebesar 0,10 persen ke level Rp17.121 per dolar AS, dinilai masih berada dalam batas kewajaran dan bukan disebabkan oleh fundamental ekonomi yang melemah.

Optimisme Kemenkeu ini didukung oleh sejumlah indikator ekonomi domestik yang menunjukkan ketahanan. Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Maret 2026 tercatat di angka 50,1, menandakan sektor manufaktur masih dalam fase ekspansif meskipun sedikit melambat dari bulan sebelumnya. Selain itu, neraca perdagangan kembali mencatatkan surplus sebesar 1,27 miliar dolar AS pada Februari 2026, melanjutkan tren positif selama 70 bulan berturut-turut. Tingkat inflasi juga terpantau stabil di 3,48 persen (yoy) pada Maret 2026, seiring dengan pertumbuhan penyaluran kredit perbankan yang mencapai 9,37 persen (yoy).

Faisal menambahkan bahwa arus modal keluar yang signifikan saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal, bukan kelemahan internal. Stabilitas ini diperkuat oleh upaya pemerintah dalam menjaga kepercayaan pasar melalui pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bijak, menjaga kredibilitas pembiayaan, serta memastikan respons pemerintah yang antisipatif dan terukur terhadap tantangan global. Berbagai indikator solid ini mengindikasikan bahwa mesin pertumbuhan ekonomi domestik Indonesia tetap bekerja efektif di tengah ketidakpastian pasar global.