bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan kesiapan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) serta beberapa venue lain menjelang penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam kunjungan lapangan, ia menyoroti keberadaan abu vulkanik yang berpotensi memengaruhi kualitas rumput di area stadion.
Erick Thohir langsung memeriksa fasilitas yang akan dipakai untuk turnamen tersebut. Saat berada di dalam kompleks GBK, ia menanyakan apakah terdapat debu vulkanik di lapangan dan meminta pihak pengelola memastikan seluruh area stadion dibersihkan, termasuk penyiraman rumput serta penyemprotan tempat duduk penonton.
Dalam unggahan Instagramnya, Erick menuliskan bahwa ia meninjau kesiapan venue pertandingan dan latihan, mulai dari Stadion Gelora Bung Karno, Lapangan ABC, Stadion Madya, hingga Lapangan PTIK, serta menekankan pentingnya memastikan lapangan bebas dari abu vulkanik. Ia menambahkan bahwa sebagai tuan rumah, Indonesia akan menyiapkan fasilitas dan layanan terbaik agar tim nasional dapat fokus berkompetisi.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada akhir September hingga awal Oktober 2026, dengan Indonesia menjadi tuan rumah divisi Premier. Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Pertandingan pertama Indonesia akan dilaksanakan melawan Singapura pada 25 September 2026 di Stadion Utama GBK, diikuti oleh laga melawan Malaysia pada 28 September dan Bangladesh pada 1 Oktober 2026, semua di GBK.