bytedaily - Dilansir dari sports.yahoo.com, FC Cincinnati harus puas dengan hasil imbang 2-2 melawan Charlotte FC dalam pertandingan Major League Soccer yang digelar di Bank of America Stadium pada 9 Mei. Dalam pertandingan ini, FC Cincinnati yang sempat unggul 2-0 pada babak pertama, harus kehilangan keunggulan setelah Charlotte FC mencetak dua gol cepat di awal babak kedua.
Klub yang berada di peringkat kelima klasemen Wilayah Timur MLS ini kini mengoleksi 16 poin dari 12 pertandingan (4 menang, 4 imbang, 4 kalah). Sementara itu, Charlotte FC tertinggal satu poin dengan rekor 4 menang, 5 imbang, dan 3 kalah. FC Cincinnati juga tercatat belum pernah meraih kemenangan di kandang Charlotte FC.
Pelatih FC Cincinnati, Pat Noonan, menyatakan bahwa performa timnya sedikit terganggu oleh 10 menit awal babak kedua yang kurang baik. "Namun, bermain tandang melawan tim Charlotte yang bagus, saya pikir ada banyak momen bagus dan ide permainan. 10 menit setelah jeda menjadi pelajaran berharga tentang bagaimana momentum bisa bergeser, dan bagaimana kami kurang tenang dalam menguasai bola," ujar Noonan.
Gol pertama FC Cincinnati dicetak oleh Denkey, memanfaatkan bola muntah dari tendangan bebas Evander yang ditepis kiper Charlotte, Kristijan Kahlina. Ini menjadi gol ketujuh Denkey musim ini. Evander kemudian menambah keunggulan melalui tendangan terukur ke sudut jauh gawang, yang merupakan gol keenamnya di MLS dan kelima dalam empat pertandingan terakhir.
Noonan memuji gol kedua timnya yang merupakan hasil dari pergerakan bola yang baik dan pengambilan keputusan yang tepat. "Cara kami mencetak gol kedua adalah melalui rentetan pergerakan bola yang bagus, pengambilan keputusan yang baik, dan kemudian dia (Evander) berada di posisi untuk melakukan sesuatu yang spesial, yang tidak banyak pemain mampu melakukannya," jelas Noonan.
Secara statistik, FC Cincinnati mendominasi penguasaan bola dengan 11 tembakan berbanding 5 milik Charlotte, serta 5 tembakan tepat sasaran berbanding nol untuk tim tuan rumah di babak pertama. Namun, di babak kedua, Charlotte FC bangkit dengan mencetak dua gol dalam waktu kurang dari dua menit.
Gol pertama Charlotte dicetak oleh Idan Toklomati melalui sundulan menyambut umpan silang Matt Ream, memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Selang beberapa saat, Wilfried Zaha memberikan umpan terobosan kepada Pep Biel yang berhasil menaklukkan kiper FC Cincinnati, Celentano, untuk menyamakan kedudukan.
Noonan mengakui bahwa timnya bermain baik di 30 menit terakhir pertandingan, meskipun tidak sepenuhnya mengontrol jalannya laga. "Kami bermain bagus setelah kebobolan, dan benar-benar di 30 menit terakhir, terlihat seperti babak pertama. Bukan berarti kami sepenuhnya mengontrol, tetapi ketika kami memiliki bola, ketika kami menggerakkan bola, kami berada di posisi yang bagus. Mereka bertahan dengan sangat baik di babak kedua," tutup Noonan.
Dalam pertandingan ini, Matt Miazga kembali tampil sebagai starter bersama Andrei Chirila dan Nick Hagglund di lini pertahanan. Pavel Bucha juga kembali bermain sebagai wingback kanan.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi sports.yahoo.com.