bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 04:53 WIB

Federasi Sepak Bola AS Dukung Perubahan Tata Kelola FIFA

Redaksi 11 Agustus 2026 8 views
Federasi Sepak Bola AS Dukung Perubahan Tata Kelola FIFA
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (USSF) menyatakan sikapnya mendukung perubahan signifikan dalam tata kelola FIFA. Melalui unggahan di media sosial X pada Senin (10/8), USSF mengumumkan solidaritasnya bersama Canada Soccer, CFU (Persatuan Sepak Bola Karibia), dan UNCAF (Persatuan Sepak Bola Amerika Tengah) dalam menyerukan perbaikan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas FIFA.

USSF juga menyertakan tautan ke unggahan CONCACAF (Federasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia) yang berisi surat terbuka. Surat tersebut ditujukan kepada seluruh pemangku kepentingan sepak bola dan ditandatangani oleh Presiden UEFA Aleksander Ceferin, Presiden AFC Salman bin Ibrahil Al Khalifa, Presiden CONCACAF Victor Montagliani, serta para sekretaris jenderal dari ketiga konfederasi tersebut.

Langkah ini merupakan respons terhadap rencana Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk menjual saham Piala Dunia. UEFA, AFC, dan CONCACAF menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran kepercayaan mendasar terhadap anggota FIFA. Dalam surat terbuka itu, disebutkan bahwa sepak bola adalah gairah kolektif dunia dan bukan milik individu atau institusi tertentu, melainkan milik para pemain, penggemar, klub, dan asosiasi anggota yang dipercaya menjaga masa depannya.

Ketiga konfederasi tersebut menegaskan bahwa sikap mereka bukan terkait pembagian dana atau kekhawatiran kehilangan dukungan Piala Dunia, melainkan demi menjaga integritas sepak bola. Mereka menyatakan bahwa upaya menjual saham Piala Dunia merupakan kegagalan penilaian mendasar dan pelanggaran kepercayaan terhadap institusi yang seharusnya dilayani oleh FIFA.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.