bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, Samsung Galaxy Watch Ultra 2 menawarkan fitur untuk memantau kesehatan dan aktivitas, selain menampilkan notifikasi serta menghitung langkah. Smartwatch seharga Rp10,499 juta ini diposisikan untuk olahraga intens dan kegiatan luar ruang, tetapi sejumlah fiturnya juga dapat digunakan sehari-hari.
Dalam pengujian CNNIndonesia.com, salah satu fitur yang dicoba adalah Vitals. Fitur ini merangkum sejumlah indikator saat pengguna tidur, seperti detak jantung, heart rate variability (HRV), laju pernapasan, suhu kulit, dan kadar oksigen dalam darah.
Pada salah satu malam pengujian, detak jantung saat tidur tercatat 83 denyut per menit atau bpm. Angka tersebut melampaui rentang 73–78 bpm yang ditampilkan Samsung Health untuk pengguna dan dikategorikan sebagai detak jantung tinggi. HRV tercatat 35 milidetik, laju pernapasan 12,9 kali per menit, sementara kadar oksigen dalam darah mencapai 93 persen.
Samsung Health menjelaskan bahwa peningkatan detak jantung saat tidur dapat berkaitan dengan akumulasi kelelahan dari hari sebelumnya atau respons awal sistem imun. Aplikasi tersebut menyarankan istirahat dan mencukupi kebutuhan cairan, serta menganjurkan pengguna memantau kondisi jika hal itu terjadi selama beberapa hari. Meski memberikan konteks atas indikator di luar rentang personal, jam tersebut tidak berhasil mencatat suhu kulit saat tidur dalam pengujian. Penyebabnya belum dapat dipastikan.
Fitur lain yang diuji adalah Daily Cardio Load, yang menunjukkan beban aktivitas kardiovaskular dibandingkan target dari Samsung Health. Setelah berlari sejauh 5 kilometer selama 55 menit, hasil pengujian menunjukkan angka 52 persen dan berstatus di atas target. Rentang target personal yang ditampilkan aplikasi adalah 17–37 persen.
Samsung Health juga memberi peringatan bahwa beban kardio tersebut meningkat signifikan dibanding tingkat aktivitas biasanya. Menurut aplikasi, kondisi itu dapat meningkatkan kelelahan dan risiko cedera. Pengguna disarankan mengurangi intensitas latihan atau memberi tubuh waktu pemulihan lebih panjang.