bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Saudia Airlines dan Garuda Indonesia telah menandatangani sebuah perjanjian kerangka bisnis bersama (Joint Business Framework Agreement) yang bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dan konektivitas udara antara kedua negara. Direktur Jenderal Saudia Airlines, Ibrahim Al-Omar, menyatakan bahwa kesepakatan ini menandai babak baru dalam hubungan kedua maskapai penerbangan.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Ibrahim Al-Omar mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian tonggak kerja sama baru antara Saudia Airlines dan Garuda Indonesia. Ia menambahkan bahwa perjanjian ini mencerminkan aspirasi bersama kedua maskapai untuk meningkatkan sinergi serta mempererat konektivitas udara antara Kerajaan Arab Saudi dan Indonesia.
Menurut Ibrahim Al-Omar, hubungan antara Saudia Airlines dan Indonesia telah terjalin sejak tahun 1985, yaitu sejak maskapai tersebut memulai operasionalnya di Jakarta. Sejak saat itu, operasi Saudia Airlines terus berkembang untuk memenuhi permintaan perjalanan yang kian meningkat antara kedua negara. Kemitraan antara Saudia Airlines dan Garuda Indonesia kini memasuki tahap selanjutnya, yang diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih mulus bagi para penumpang.
Lebih lanjut, Ibrahim Al-Omar berharap kerja sama ini tidak hanya memperkuat konektivitas antara Indonesia dan Arab Saudi, tetapi juga jaringan penerbangan internasional lainnya. Ia menegaskan komitmen Saudia Airlines dalam membangun kemitraan global yang dapat meningkatkan akses ke Arab Saudi serta menghubungkan kerajaan tersebut dengan berbagai pasar global, sejalan dengan tujuan Visi Arab Saudi 2030.
Ibrahim Al-Omar juga menyampaikan apresiasinya kepada Garuda Indonesia dan seluruh tim yang terlibat dalam mewujudkan kerja sama penting ini, seraya berharap kemitraan ini akan membuka lembaran baru kolaborasi dan menghasilkan kesuksesan bersama.