bytedaily - Penantian panjang striker Liverpool, Alexander Isak, untuk mencetak gol Premier League pertamanya di kandang akhirnya berakhir pada menit ke-3:35 sore, saat The Kop bergemuruh menyambut golnya ke gawang Crystal Palace. Gol tersebut menjadi pembuka kemenangan 3-1 Liverpool dalam laga yang berlangsung sengit.
Dilansir dari bbc.com, gol ini dicetak oleh Isak, yang bergabung dengan klub 236 hari sebelumnya, dengan sebuah tembakan yang melambung melewati kiper Dean Henderson. Bagi pemain yang diboyong dengan rekor transfer Inggris senilai £125 juta ini, ini adalah momen yang membahagiakan setelah musim yang diwarnai cedera dan penurunan performa.
Gol ke gawang Crystal Palace ini merupakan gol pertama Isak di tahun 2026 dan menandai kemenangan kandang pertama Liverpool di liga dalam pertandingan yang ia mulai. Manajer Arne Slot mengungkapkan rasa syukurnya atas gol tersebut, mengingat perjuangan Isak yang banyak diganggu cedera sejak didatangkan.
Musim pertama Isak di Anfield memang jauh dari ekspektasi, berbeda dengan performanya musim lalu bersama Newcastle United di mana ia mencetak 26 gol dan membantu timnya lolos ke Liga Champions. Kepindahan ke Liverpool yang diwarnai kontroversi sempat membuatnya bertekad untuk meraih sejarah dan trofi.
Namun, kepindahan impian itu berubah menjadi mimpi buruk. Cedera pergelangan kaki serius yang dialami Isak pada Desember, termasuk patah tulang fibula, membuatnya belum pernah bermain penuh 90 menit untuk Liverpool. Dalam laga melawan Palace, ia hanya mencatatkan 18 sentuhan dan satu tembakan sebelum digantikan pada menit ke-79. Total menit bermainnya untuk Liverpool sejauh ini baru mencapai 1.009 menit, jauh di bawah 3.319 menit yang ia catatkan bersama Newcastle.
Meskipun demikian, pandit Martin Keown melihat potensi kebangkitan bagi Isak. Ia menilai gol perdana ini bisa menjadi modal berharga bagi sang pemain untuk membangun kepercayaan diri. Keown yakin jika Isak bisa kembali ke kondisi fisik dan performa terbaiknya seperti di Newcastle, ia akan menjadi aset berharga bagi Liverpool, terlebih dengan potensi kepergian Mohamed Salah dan cedera panjang Hugo Ekitike.
Isak, yang dikontrak enam tahun oleh Liverpool, diharapkan dapat kembali ke performa terbaiknya, terutama dengan adanya Piala Dunia musim panas ini yang mungkin bisa membantunya menemukan kembali ritme permainannya.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.