bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, GoPay mengumumkan bahwa platformnya telah berhasil dipulihkan dan layanan kini berfungsi sebagaimana mestinya. Perusahaan menegaskan bahwa seluruh saldo dan data pengguna dipastikan aman serta tidak mengalami dampak negatif. "Kami informasikan bahwa layanan GoPay telah kembali beroperasi secara normal setelah sebelumnya mengalami kendala teknis," ujar Audrey Petriny, Head of Corporate Affairs GoPay, dalam sebuah pernyataan pada Selasa (28/7). Ia menambahkan, "Kami memastikan seluruh saldo dan data pengguna tetap aman. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan." Tim internal GoPay akan terus melakukan pengawasan untuk menjamin kelancaran operasional seluruh layanan. Pelanggan yang memerlukan bantuan tambahan dapat menghubungi saluran resmi layanan pelanggan GoPay, termasuk melalui [email protected]. Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com pada Selasa (28/7) pukul 18.05 WIB, aplikasi GoPay dan fitur GoPay di dalam aplikasi Gojek telah kembali beroperasi secara normal. Sebelumnya, Audrey telah mengonfirmasi adanya gangguan teknis yang terjadi pada platform dompet digital tersebut. "Kami informasikan saat ini tengah terjadi kendala teknis yang berdampak pada layanan GoPay. Tim internal kami sedang melakukan penanganan secara intensif untuk memulihkan layanan secepat mungkin," katanya. Laporan dari platform Downdetector menunjukkan adanya lonjakan laporan gangguan pada aplikasi Gojek yang dimulai sekitar pukul 11.55 WIB. Beberapa pengguna, seperti akun @fromyoung_k, menyampaikan keluhannya terkait kendala tersebut dan meminta informasi lebih lanjut mengenai penyebab serta estimasi waktu pemulihan. Keluhan serupa juga datang dari pengguna @3xseday yang berharap adanya pemberitahuan sebelumnya jika akan ada jadwal pemeliharaan atau gangguan teknis.