bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, Hyundai meluncurkan Ioniq 3, sebuah mobil listrik bergaya "aero hatch" yang disebut sebagai desain produksi terunik dari Hyundai. Peluncuran ini dilakukan di Milan Design Week, acara desain tahunan terbesar di dunia.
Ioniq 3 yang sebelumnya dipamerkan sebagai konsep bernama Concept Three, memiliki tampilan yang sangat mirip dengan konsepnya. Mobil ini lebih kecil dari Kona EV dan merupakan versi Hyundai dari Kia EV2 yang baru saja diungkap. Selain menawarkan akses terjangkau ke segmen yang kompetitif, Ioniq 3 juga penting karena menjadi Hyundai pertama yang menggunakan sistem infotainment Pleos Connect berbasis Android Automotive. Sistem ini akan diadopsi oleh seluruh jajaran produk Hyundai di masa mendatang. CEO Hyundai, José Muñoz, menyatakan dalam wawancara dengan Wired bahwa Hyundai sedang mempertimbangkan untuk membawa Ioniq 3 ke Amerika Serikat.
Menurut Hyundai, bahasa desain terbarunya, Art of Steel, terinspirasi oleh ketegangan dan kemurnian dalam produksi baja, dengan mengurangi garis-garis yang terlalu banyak dan permukaan yang kompleks untuk memberikan dampak visual yang kuat dan presisi. Bentuk Ioniq 3 sangat unik, mengingatkan pada Hyundai Veloster yang sudah tidak diproduksi lagi atau mobil bergaya kammback lainnya seperti Alfa Romeo RZ. Dengan panjang 163,6 inci dan tinggi 59,3 inci, mobil ini 7,7 inci lebih pendek dan 2,7 inci lebih pendek tingginya dibandingkan Kona, serta hampir sama panjangnya dengan Venue. Hyundai mengklaim koefisien drag mobil ini adalah 0,263, sekitar 0,02 cD lebih baik dari Ioniq 5.
Sistem pencahayaan Ioniq 3 mirip dengan Ioniq 6 yang telah diperbarui, menampilkan dua strip lampu piksel. Mobil ini juga memiliki empat piksel bercahaya di bagian tengah depan, mirip dengan Nexo yang didesain ulang, di mana empat titik tersebut merupakan kode Morse untuk huruf 'H'. Model yang ditampilkan dalam foto adalah N Line, yang memiliki desain bumper lebih sporty, spoiler tambahan, dan elemen hitam lainnya. Mobil ini menggunakan cat satin Fierce Red dan dapat dilengkapi dengan pelek berukuran hingga 19 inci, dengan desain lima palang bergaya bilah aero yang menarik.
Bagian belakang pilar B Ioniq 3 menjadi lebih menarik. Garis-garis sejajar membentuk jendela samping dan pilar D, sekaligus menentukan titik akhir bagian belakang mobil. Terdapat kaca segitiga kecil di belakang pintu belakang, yang memberikan kesan premium untuk mobil di kelasnya. Pintu bagasi memiliki jendela belakang terpisah seperti Prius, dengan spoiler di sepanjang punggungnya. Lampu belakang menggunakan desain piksel kecil, dan terdapat lagi setup empat titik di tengah pintu bagasi. Detail menarik lainnya termasuk desain dudukan spion samping dan penempatan elemen kejutan seperti maskot kartun Mr. Pix yang terlihat pada konsepnya.
Pusat perhatian di interior adalah layar Pleos Connect baru, yang memiliki ukuran 12,9 inci atau 14,6 inci. Sistem ini menawarkan tata letak yang sepenuhnya baru dibandingkan sistem infotainment Hyundai sebelumnya, dengan peta navigasi besar yang dipasangkan dengan tampilan informasi pengemudi dan deretan pintasan yang selalu tersedia.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.