bytedaily
Selasa, 21 April 2026 - 18:45 WIB

Diler Jeep Dituding Palsukan Tanda Tangan Pelanggan dan Jual Mobil dengan Jarak Tempuh Ribuan Mil Lebih

Redaksi 21 April 2026 3 views
Diler Jeep Dituding Palsukan Tanda Tangan Pelanggan dan Jual Mobil dengan Jarak Tempuh Ribuan Mil Lebih
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, sebuah diler Chrysler-Jeep-Dodge-Ram di Bronx, New York, menghadapi gugatan hukum dari seorang pelanggan dan perusahaan jasa keuangan atas dugaan penipuan. Pelanggan bernama Louis Huertas menuduh diler tersebut memalsukan tanda tangannya dan menjualnya mobil Jeep Grand Cherokee L dengan jarak tempuh yang jauh melampaui kesepakatan, serta menambahkan biaya yang tidak sah.

Menurut gugatan federal terhadap Riverdale Chrysler Jeep Dodge Ram, Huertas dijanjikan akan membeli Jeep Grand Cherokee L dengan jarak tempuh hanya 13 mil. Namun, mobil yang diterimanya ternyata telah menempuh jarak lebih dari 6.000 mil. Selain itu, ia dikenakan biaya tambahan sebesar $2.400 dari harga yang disepakati, serta hampir $5.000 untuk biaya-biaya yang tidak diotorisasi.

Kesepakatan awal Huertas adalah membeli Jeep Grand Cherokee L 2025 dengan harga tunai $49.000 dan jarak tempuh 13 mil. Diler juga dikabarkan menawarkan untuk membeli mobil lama Huertas dengan nilai tukar 20% di atas harga pasar dan melunasi sisa pinjamannya sebesar $25.116. Huertas menandatangani dokumen penjualan dengan tinta basah, namun tidak diberikan salinan apapun.

Masalah mulai terungkap pada hari yang sama ketika perwakilan dari GM Financial Services, yang membiayai transaksi tersebut, menghubungi Huertas terkait perbedaan jarak tempuh pada SUV tersebut. Catatan diler diduga memalsukan jarak tempuh menjadi 13 mil, padahal pada odometer tertera 6.216 mil.

Gugatan tersebut menyatakan bahwa diler menyerahkan kendaraan yang berbeda dengan jarak tempuh lebih dari 6.000 mil. Namun, ada kemungkinan bahwa diler hanya memanipulasi informasi mengenai jarak tempuh kendaraan yang sama, bukan mengganti dengan kendaraan lain. Laporan Automotive News dan isi gugatan mengindikasikan bahwa hanya ada satu unit Grand Cherokee L yang dipermasalahkan, dan jarak tempuhnya diduga dimanipulasi.

Selain perbedaan jarak tempuh, Huertas juga menemukan perbedaan signifikan antara dokumen yang ia tandatangani dan kontrak penjualan. Harga tunai yang tertera adalah $51.400, naik $2.400 dari harga yang disepakati. Kontrak tersebut juga mencakup biaya tambahan yang tidak diotorisasi sebesar $3.882 untuk kontrak servis dan $1.000 untuk kontrak ban dan pelek.

Lebih lanjut, gugatan tersebut menuduh bahwa tanda tangan Huertas muncul pada dokumen-dokumen lain yang diduga dipalsukan secara digital. Gugatan tersebut menyatakan bahwa diler secara rutin menyembunyikan biaya pinjaman sebenarnya dari pelanggan dengan tidak mengungkapkan kenaikan harga jual kendaraan dan penambahan produk yang tidak diinginkan serta tidak diungkapkan.

Gugatan Huertas, dengan GM Financial sebagai tergugat bersama karena merupakan penerima hak kontrak penjualan, menuntut ganti rugi atas dugaan penipuan tersebut.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.