bytedaily - Merek mobil Amerika Serikat yang kini telah lama mati, Saturn, pernah menciptakan sebuah mobil balap SC2 berpenggerak turbo dengan mesin 1.9 liter. Mobil ini dibuat secara khusus untuk mengikuti ajang balap Car and Driver One Lap of America pada tahun 2001.
Dilansir dari jalopnik.com, Saturn yang dikenal dengan panel bodi plastik ringan dan mesin 1.9 liter empat silinder yang tangguh, merupakan salah satu merek mobil inovatif di era 1990-an. Versi twin-cam dari mesin tersebut mampu menghasilkan 124 tenaga kuda dari pabrik, dan sasis S-series sudah dilengkapi suspensi independen empat roda serta batang anti-roll depan dan belakang untuk handling yang baik.
Untuk mempromosikan mobil tersebut sekaligus mendapatkan pengalaman rekayasa dunia nyata, Saturn mengizinkan sekelompok insinyur untuk mengikuti One Lap of America pada tahun 2000 menggunakan SC2 coupe standar dengan modifikasi ringan untuk kelas mobil ekonomis. Namun, mobil tersebut kalah bersaing di trek besar melawan mobil-mobil seperti Corvette, 911, dan Viper.
Menyadari kelemahan tersebut, para insinyur kembali untuk One Lap tahun 2001 dengan mobil yang telah direvisi secara signifikan. Mereka memasang turbocharger pada mesin tersebut, hampir menggandakan tenaga kuda, dan menargetkan kemenangan di kelas Mobil Ekonomis (Economy Car class). Hanya satu foto mobil ini yang diketahui masih ada dari pengujian angka asli yang dilakukan Car and Driver pada tahun 2001.
Ajang One Lap of America, yang diadakan setiap tahun sejak 1984, merupakan versi yang mematuhi batas kecepatan dari balap Cannonball. Untuk memastikan para pembalap mematuhi hukum lalu lintas, acara ini berhenti di sirkuit balap di seluruh negeri untuk mencatat waktu putaran. Ini pada dasarnya adalah serangkaian balapan time attack dengan perjalanan darat di antaranya.
Untuk edisi 2000, Saturn berpartisipasi dengan mobil yang didukung pabrik untuk kelas Mobil Ekonomis. Namun, kendaraan yang didukung oleh General Motors tersebut jauh dari kata cukup cepat untuk meraih kemenangan, kalah dari Dodge Daytona turbo yang menggunakan tekanan boost 18 psi. Menyadari hal ini, tim Saturn memutuskan untuk kembali dengan persiapan yang lebih serius pada tahun 2001. Aturan mengharuskan setiap mobil membawa suku cadang, perkakas, dan perbekalan sendiri. Saturn bahkan memasukkan mobil kedua, sebuah wagon L-series, untuk mengangkut perlengkapan kedua mobil tersebut. Dalam upaya yang bisa dianggap sebagai pendahulu mobil sport kompak Amerika seperti Dodge Neon SRT-4, Chevrolet Cobalt SS (atau versi Ion Redline dari Saturn), dan Ford Fiesta ST, Saturn memutuskan untuk memasang turbocharger Garrett T6 yang besar.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.