bytedaily - Melansir laporan dari vietnam.vn, para ilmuwan Rusia telah berhasil mengidentifikasi sebuah mineral baru di tambang Kirovsky, yang berlokasi di pegunungan Khibiny, Semenanjung Kola, Rusia. Mineral yang diberi nama Kola Ashcroftine ini dilaporkan memiliki nilai ekonomi yang signifikan, bahkan melebihi emas.
Menurut Kementerian Sains dan Pendidikan Tinggi Rusia, lapisan Kola Ashcroftine yang sangat tipis sekalipun memiliki nilai rata-rata sekitar $145 per milimeter. Angka ini menunjukkan potensi ekonomi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan nilai emas.
Selain nilai ekonominya, Kola Ashcroftine juga dianggap memiliki arti penting bagi penelitian geologi. Para ilmuwan Rusia menyebut mineral ini sebagai "gudang kimia" kerak bumi karena satu kristalnya mengandung berbagai unsur seperti yttrium, silikon, kalium, natrium, dan elemen lainnya dari tabel periodik.
Keunikan Kola Ashcroftine terletak pada komposisinya yang mencakup kalsium, mangan, dan fluorin. Struktur kristalnya pun dikategorikan sebagai salah satu yang paling kompleks yang pernah tercatat dalam dunia sains. Mineral silikat ini memiliki warna merah muda pucat, bersifat transparan, dan rapuh.
Sebelum penemuan di Rusia, endapan yang mengandung ashcroftine sebelumnya hanya ditemukan di Greenland, Kanada, dan Italia. Penemuan Kola Ashcroftine ini tidak hanya memperluas distribusi geografis mineral langka ini, tetapi juga menyediakan data berharga untuk studi mengenai pembentukan dan evolusi kerak bumi.