bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 12:20 WIB

Indonesia Diprediksi Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Super Kaya Tercepat di Dunia

Redaksi 29 Juni 2026 8 views
Indonesia Diprediksi Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Super Kaya Tercepat di Dunia
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan The Wealth Report 2026 dari Knight Frank, Indonesia diproyeksikan akan menjadi negara dengan pertumbuhan populasi individu ultra high networth (UHNWI) atau orang super kaya tercepat di dunia pada tahun 2031. Orang super kaya didefinisikan sebagai individu yang memiliki kekayaan bersih di atas US$30 juta.

Dalam laporan tersebut, jumlah UHNWI di Indonesia diperkirakan akan mengalami lonjakan lebih dari 80 persen hingga 2031, yang akan menempatkan Indonesia di posisi teratas secara global dalam hal laju pertumbuhan populasi orang super kaya. Knight Frank memprediksi jumlah UHNWI di Indonesia akan meningkat dari sekitar 3.866 orang pada tahun 2026 menjadi 6.966 orang pada tahun 2031.

Prediksi ini mengungguli negara-negara lain yang juga diproyeksikan memiliki pertumbuhan pesat, seperti Arab Saudi, Polandia, Vietnam, dan Australia. Sementara itu, negara-negara seperti Swedia, Amerika Serikat, Romania, Filipina, dan Singapura berada di peringkat berikutnya.

The Wealth Report merupakan tinjauan tahunan dari Knight Frank yang menganalisis tren kekayaan global dan pasar properti premium, dengan proyeksi yang disusun menggunakan Wealth Sizing Model. Meskipun demikian, Knight Frank Indonesia mencatat bahwa optimisme proyeksi ini belum sepenuhnya tercermin dalam kondisi ekonomi terkini.

Indonesia pada awal tahun 2026 masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk melemahnya daya beli masyarakat, tekanan terhadap nilai tukar rupiah, risiko inflasi, dan ketidakpastian ekonomi global yang dapat memengaruhi minat investasi. Namun, dalam skenario yang optimistis, dengan adanya perbaikan dan implementasi strategi yang efektif oleh pemerintah, pertumbuhan UHNWI Indonesia berpotensi tetap positif dan mendekati proyeksi yang disampaikan.

Prospek ini didukung oleh kekayaan sumber daya alam, pertumbuhan populasi, proyeksi PDB yang positif, serta pengembangan infrastruktur. Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan strategi pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, dengan mengandalkan sejumlah 'mesin pertumbuhan ekonomi baru'.

Purbaya menjelaskan bahwa optimisme ini didasarkan pada fondasi ekonomi nasional yang dinilai semakin kuat, reformasi birokrasi fiskal, serta peningkatan peran investasi dan sektor swasta. Ia mencontohkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61 persen di tengah gejolak global sebagai indikasi penguatan mesin pertumbuhan ekonomi baru.

Salah satu mesin pertumbuhan yang terus diperkuat adalah optimalisasi lembaga di bawah Kementerian Keuangan, seperti Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), untuk mempercepat ekspor nasional. LPEI telah mengembangkan Program Pembiayaan Kawasan Ekonomi bagi UMKM eksportir dengan bunga pinjaman yang kompetitif untuk membantu pelaku usaha menembus pasar internasional.

Purbaya menambahkan bahwa target pertumbuhan ekonomi 8 persen dapat dicapai secara bertahap dengan terlebih dahulu mencapai kisaran 6 persen, sebelum meningkat seiring membaiknya iklim investasi, ekspor, dan produktivitas nasional. Target ini dinilai realistis apabila kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil berjalan selaras.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.