bytedaily
Kamis, 30 April 2026 - 09:06 WIB

Infiniti QX65 2027 Disebut Kurang Memenuhi Ekspektasi Dibandingkan Pendahulunya, FX

Redaksi 30 April 2026 2 views
Infiniti QX65 2027 Disebut Kurang Memenuhi Ekspektasi Dibandingkan Pendahulunya, FX
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, Infiniti QX65 2027 dikritik karena dianggap kurang memiliki koneksi kuat dengan model ikonik pendahulunya, Infiniti FX dari awal tahun 2000-an, meskipun pabrikan berusaha menekankan hubungan tersebut. Selain garis atap yang miring dan beberapa sentuhan desain minor, QX65 dinilai tidak cukup mewarisi esensi FX.

Meskipun QX65 memiliki tampilan crossover yang menarik, terutama bagi penggemar desain agresif dan konsep coupe-SUV, kekurangannya signifikan dalam hal powertrain, dinamika berkendara, dan kemewahan keseluruhan jika dibandingkan dengan apa yang ditawarkan FX lebih dari 20 tahun lalu. Penulis mengakui perbandingan ini mungkin terasa keras mengingat perbedaan zaman industri otomotif, namun ia merasa perlu melakukannya karena Infiniti sendiri yang membangun narasi tersebut.

Infiniti telah membiayai perjalanan penulis ke Nashville, Tennessee, termasuk akomodasi dan makanan, untuk menguji coba QX65 2027 varian Autograph. Namun, fokus utama ulasan ini adalah pada kekurangan mobil tersebut.

Dari segi desain eksterior, QX65 menampilkan bahasa desain yang tegas, terutama pada bagian belakang dengan garis atap yang cepat meruncing ke arah bumper belakang. Namun, penulis juga mencatat adanya kesamaan mencolok dengan Nissan Murano. Desain belakang dilengkapi spoiler atap besar, bumper bergaya diffuser, dan bilah lampu belakang tiga dimensi. Infiniti memodifikasi bagian belakang QX60 tiga baris untuk menciptakan QX65, yang mengurangi ruang kargo sebesar 5,8 kaki kubik menjadi 35,8 kaki kubik di belakang baris kedua. Ukuran ini menunjukkan dimensi QX65 yang besar dan lebar.

Bagian depan mobil menampilkan gril besar yang terinspirasi dari hutan bambu Jepang, dengan efek berlapis yang membuat logo Infiniti tampak mengambang. Fascia depan juga dinilai menarik, dengan desain lampu depan terpisah yang menjadi ciri khas modern, di mana lampu utama tersembunyi di bawah lampu berjalan bergaya 'kunci piano' yang berasal dari gril.

Warna Sunfire Red pada mobil ini menjadi sorotan lain, dengan serpihan kaca berlapis emas yang memberikan kilauan indah, sebanding dengan warna Soul Red dari Mazda. Sebagian besar foto yang diambil adalah dari mobil berwarna Radiant White, yang dipilih secara acak saat peluncuran.

Profil samping QX65 dinilai sebagai perpaduan positif dan negatif. Meskipun bentuk keseluruhan dan garis atap disukai, di sinilah kelemahan mendasar mobil ini terlihat. Berbeda dengan FX asli yang menggunakan platform berpenggerak roda belakang (RWD) yang sama dengan G35 dan Nissan 350Z, QX65 dibangun di atas platform D berpenggerak roda depan (FWD) Nissan. Hal ini membatasi kemampuan untuk menyamarkan rasio dash-to-axle yang pendek antara pintu depan dan roda, sebuah aspek yang disayangkan oleh penulis.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.