bytedaily - Melansir laporan dari tekno.sindonews.com, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) melaporkan hasil positif pada kinerja keuangan semester pertama tahun 2026. Perusahaan mencatat pendapatan sebesar Rp7,7 triliun pada enam bulan pertama tahun ini.
Pendapatan InfraNexia sebagian besar masih berasal dari ekosistem TelkomGroup, sejalan dengan perannya dalam memenuhi kebutuhan konektivitas grup. Namun, pendapatan dari pelanggan di luar TelkomGroup menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Portofolio bisnis yang dikelola InfraNexia mencatat pertumbuhan sebesar 31% secara tahunan, mencapai Rp939 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini menandakan peningkatan kepercayaan dari pelaku industri, termasuk operator telekomunikasi dan penyedia layanan internet (ISP), terhadap layanan yang ditawarkan InfraNexia.