bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:54 WIB

InJourney Airports Siapkan Tiga Bandara untuk MotoGP Mandalika 2026

Redaksi 04 Oktober 2026 11 views
InJourney Airports Siapkan Tiga Bandara untuk MotoGP Mandalika 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan ekonomi.republika.co.id, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menyiapkan tiga bandara untuk mendukung MotoGP Mandalika di Lombok pada 9–11 Oktober 2026. Ketiganya adalah Bandara Zainuddin Abdul Madjid di Lombok, Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali, dan Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang. Perusahaan juga memaksimalkan tambahan kapasitas penerbangan dan kesiapan infrastruktur kargo.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan Bandara Zainuddin Abdul Madjid akan menjadi gerbang utama bagi kru dan pebalap MotoGP serta wisatawan domestik dan mancanegara yang menuju Sirkuit Mandalika.

Selama 5–15 Oktober 2026, jumlah penumpang di bandara Lombok diproyeksikan mencapai 98.670 orang. Pergerakan penumpang diperkirakan sekitar 8.600 orang pada 9 Oktober, 7.600 orang pada 10 Oktober, dan 9.300 orang pada 11 Oktober. Puncaknya diperkirakan terjadi pada 12 Oktober, dengan sekitar 9.600 penumpang.

Untuk mengakomodasi permintaan, InJourney Airports bekerja sama dengan para pemangku kepentingan, termasuk maskapai. Upaya yang dilakukan mencakup penambahan penerbangan, penerbangan sewa, serta penggantian pesawat dengan pesawat berkapasitas kursi lebih besar.

Hingga 22 September 2026, bandara Lombok bersama maskapai telah menambah kapasitas penerbangan menuju dan dari Lombok melalui 66 penerbangan. Jumlah tersebut terdiri atas 48 penerbangan tambahan, 11 penerbangan sewa, empat penerbangan yang menggunakan pesawat lebih besar, dan tiga positioning flight. Secara keseluruhan, pergerakan pesawat di bandara itu selama 5–15 Oktober diperkirakan mencapai 1.046 penerbangan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.