bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Pemerintah Pantau Kesiapan Operasional KDKMP di 10.070 Lokasi

Redaksi 16 Oktober 2026 4 views
Pemerintah Pantau Kesiapan Operasional KDKMP di 10.070 Lokasi
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pemerintah memantau kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di 10.070 titik. Pemantauan selama delapan hari itu dilakukan sesuai arahan Presiden dengan melibatkan menteri, kepala daerah, dan panglima daerah militer. KDKMP disiapkan untuk melayani kebutuhan warga, menyediakan barang bersubsidi, serta membantu pemasaran produk UMKM.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara meninjau koperasi di Bumisari, Natar, Lampung Selatan; Sobokerto, Boyolali, Jawa Tengah; serta Sonorejo, Kediri, dan Tambakrejo, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Kamis (15/10). Dalam kunjungan itu, rombongan berdialog dengan warga, pengurus, dan manajer koperasi, sekaligus memeriksa komoditas dan layanan yang tersedia, seperti sembako, LPG, pupuk, layanan keuangan, dan pemasaran produk UMKM.

Setiap KDKMP yang dikunjungi dilengkapi satu truk, satu mobil pikap, dan dua bentor. Kendaraan tersebut disiapkan untuk melayani warga serta mendukung fungsi koperasi sebagai offtaker, dan rombongan memeriksa kelayakan operasionalnya. Zulkifli menyatakan koperasi diharapkan memberi manfaat langsung melalui barang yang mudah diperoleh dengan harga terjangkau, sehingga dapat membantu warga desa, petani, dan pedagang kecil serta menggerakkan ekonomi desa.

KDKMP Bumisari melayani sekitar 8.002 jiwa. Koperasi ini menyediakan layanan setor dan tarik tunai melalui BRILink, layanan keuangan dan pembiayaan BRI untuk UMKM, serta pembayaran tagihan listrik dan Pos. Lokasi tersebut juga disiapkan sebagai tempat penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Oktober hingga Desember, yang direncanakan mulai disalurkan pekan ini.

Secara nasional, bantuan pangan itu ditujukan kepada sekitar 33,2 juta orang dengan alokasi beras 30 kilogram untuk tiga bulan. Bantuan gratis diprioritaskan bagi masyarakat desil 1 dan 2. Sekitar 1 juta ton beras dialokasikan untuk bantuan pangan dan intervensi pangan bersubsidi. Berdasarkan skema yang berlaku, warga dapat membeli beras bersubsidi melalui KDKMP seharga Rp12.500 per kilogram. KDKMP Bumisari termasuk dalam lima koperasi yang dipantau Wakil Menteri Sekretaris Negara beserta jajaran.

Di Sobokerto, Zulkifli didampingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto. KDKMP di daerah tersebut melayani sekitar 6.700 jiwa, dengan transaksi yang terutama mencakup minyak goreng dan sembako. Koperasi itu juga membantu warga mengakses pupuk dan membuka peluang pemasaran produk UMKM, termasuk keripik berbahan tulang ikan khas Sobokerto.

Manajer KDKMP Sobokerto, Desi Sari, merupakan putri daerah bergelar magister yang memperoleh beasiswa negara. Sebelum bergabung sebagai manajer koperasi, ia bekerja di sektor swasta. Desi mengatakan kesempatan berkontribusi membangun desa melalui KDKMP menjadi alasan dirinya memilih bergabung.

KDKMP Sonorejo di Kediri melayani sekitar 7.563 penduduk. Minyak goreng, sabun mandi, dan sabun cuci termasuk produk yang banyak diminati. Manajer koperasi, Keril, menyampaikan bahwa warga menanyakan waktu pembukaan KDKMP setelah mendengar harga barang akan lebih murah. Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata turut mendampingi Zulkifli dalam kunjungan ke lokasi tersebut.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.