bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 02:48 WIB

InJourney Koordinasi Antisipasi Karhutla Jelang MotoGP Mandalika 2026

Redaksi 12 Agustus 2026 8 views
InJourney Koordinasi Antisipasi Karhutla Jelang MotoGP Mandalika 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney secara aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar kawasan Mandalika. Langkah proaktif ini diambil sebagai bagian dari persiapan menjelang penyelenggaraan MotoGP 2026, demi memastikan kelancaran acara dan kenyamanan para penonton.

Senior Vice President Corporate Secretary InJourney, Yudhistira Setiawan, menyatakan bahwa koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan pengelola kawasan terus dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengatasi berbagai potensi hambatan, termasuk karhutla. "Kalau untuk kebakaran lahan tentunya kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk bagaimana mengatasi hal tersebut. Tapi tentunya hal ini tidak menghambat persiapan kami dalam menyongsong perhelatan MotoGP 2026 karena ini akan menjadi sebuah event, sudah menjadi sebuah event signature national branding Indonesia di mata dunia," ujar Yudhistira.

Yudhistira menambahkan bahwa InJourney akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan MotoGP 2026. Pihaknya akan memperketat koordinasi agar kedatangan penonton di Mandalika tidak terganggu oleh kekhawatiran terkait kondisi karhutla. "Ada (koordinasi dengan pemda), kita terus berkoordinasi untuk bagaimana mempersiapkan itu semua termasuk mengantisipasi adanya beberapa hambatan-hambatan tadi seperti disampaikan kebakaran lahan dan lain-lain," jelasnya.

Kesiapsiagaan ini dilakukan di tengah meningkatnya ancaman karhutla di Nusa Tenggara Barat (NTB). Laporan menyebutkan bahwa sebanyak 600 personel Polisi Kehutanan (Polhut) telah disiagakan untuk mengantisipasi kebakaran di area Gunung Rinjani hingga perbukitan di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Pemerintah Provinsi NTB juga turut memantau titik panas melalui sistem SiPongi dan menjalin koordinasi dengan Masyarakat Peduli Api. Upaya pencegahan ini semakin diperkuat mengingat sekitar 5.000 hektare lahan di NTB dilaporkan telah terbakar sejak Januari hingga awal Agustus 2026.

Di samping itu, Yudhistira juga menyoroti dampak ekonomi positif dari penyelenggaraan MotoGP. Ia mengungkapkan bahwa gelaran pada tahun 2025 berhasil menghasilkan dampak ekonomi sebesar Rp4,9 triliun dan menciptakan sekitar 3.000 lapangan kerja. Untuk mendukung mobilitas penonton, InJourney telah meminta Garuda Indonesia untuk menambah frekuensi penerbangan tambahan menuju Lombok pada pekan penyelenggaraan MotoGP. "Persiapan MotoGP kita sekarang sudah bersiap untuk MotoGP 2026, kami juga sudah meminta kepada Garuda untuk menambah extra flight supaya nanti di minggu MotoGP itu penerbangan ke sana ke Mandalika juga mudah, ada banyak pilihan," pungkasnya.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.